Trending

Wali Kota Andi Harun Tekankan Karakter dan Inovasi Pemuda Hadapi Era AI

DIKSI.CO, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa generasi muda harus membangun karakter yang kuat sekaligus berani berinovasi agar mampu menghadapi tantangan besar di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Andi Harun menyampaikan penegasan tersebut saat menghadiri Malam Apresiasi Insan Pemuda 2025 yang berlangsung di Teras Samarinda, Rabu (19/11/2025). Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Samarinda secara langsung memberikan penghargaan kepada pemuda yang menunjukkan prestasi, kreativitas, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Selain itu, acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan organisasi kepemudaan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendorong peran strategis generasi muda.

Generasi Muda Harus Tangguh Menghadapi Era AI

Dalam sambutannya, Andi Harun menyoroti perubahan global yang berlangsung cepat seiring pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, ia menilai pemuda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memperkuat karakter dan etika.

Menurut Andi Harun, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama agar generasi muda mampu bersaing, beradaptasi, dan berkontribusi secara berkelanjutan bagi kemajuan Samarinda.

“Malam ini kita merayakan keberhasilan pemuda yang telah memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kota. Ke depan, masa depan Samarinda akan sangat ditentukan oleh pemuda yang sehat, berkarakter, dan berbudaya,” ujar Andi Harun.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembentukan karakter sejak usia muda merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa.

“Sejarah membuktikan bahwa generasi yang secara konsisten membangun karakter sejak muda akan tumbuh menjadi aktor penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Pemuda Perlu Adaptif dan Terus Belajar

Selain menekankan karakter, Andi Harun juga menggarisbawahi pentingnya kemampuan adaptasi di tengah disrupsi teknologi. Ia menilai perkembangan AI menuntut pemuda untuk terus belajar dan memperbarui keterampilan.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan atau jabatan, melainkan oleh konsistensi belajar serta kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan.

“Oleh sebab itu, adaptasi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran hidup. Pemuda perlu menempatkan diri secara tepat, meningkatkan ilmu pengetahuan, dan mengasah keterampilan agar tetap relevan,” katanya.

Sejalan dengan itu, Andi Harun memastikan bahwa Pemerintah Kota Samarinda terus membuka ruang partisipasi bagi pemuda, khususnya dalam pengembangan kepemimpinan dan inovasi.

“Pemerintah kota berkomitmen mendukung peningkatan daya saing pemuda agar Samarinda tumbuh sebagai kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemkot Samarinda Apresiasi Pemuda Berprestasi

Sementara itu, Malam Apresiasi Insan Pemuda 2025 diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda sebagai bentuk penghargaan terhadap kiprah generasi muda.

Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, menjelaskan bahwa pihaknya menetapkan penerima penghargaan melalui proses seleksi yang menilai prestasi, kontribusi, serta dampak langsung bagi masyarakat.

“Para penerima penghargaan ini mewakili generasi muda terbaik Samarinda. Mereka tidak hanya mencatatkan prestasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” kata Muslimin.

Adapun 11 kategori penghargaan yang diberikan meliputi:

  1. Pertukaran Pemuda Antar Negara
  2. Pertukaran Pemuda Antar Provinsi
  3. Pemuda Pelopor
  4. Duta Pemuda
  5. Pemuda Kreatif
  6. Pemuda Berprestasi
  7. Relawan Berprestasi
  8. Pramuka Berprestasi
  9. Duta Literasi
  10. Delegasi Pemuda Daerah
  11. Juara Umum Lomba Berbaris Tingkat Kota

Muslimin menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian penghargaan semata. Sebaliknya, Pemkot Samarinda berharap apresiasi ini mampu memotivasi pemuda untuk terus berkembang sebagai agen perubahan.

“Kami ingin pemuda terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan kota,” ujarnya.

Pada akhir acara, Andi Harun kembali mengajak pemuda Samarinda untuk menjaga integritas, memperkuat kreativitas, serta memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Pemuda adalah masa depan kota. Dengan karakter yang kuat, pengetahuan yang memadai, dan ketakwaan, generasi muda akan membawa Samarinda menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Ikuti perkembangan kebijakan Pemkot Samarinda dan isu kepemudaan hanya di diksi.co.

Back to top button