Tumbuhkan Kasih Sayang Diri: Kunci Refleksi Akhir Tahun yang Bermakna bagi Warga Kaltim

DIKSI.CO, SAMARINDA – Psikolog dari Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalimantan Timur (Kaltim), Nur Aisyah Rahmani, mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa kasih sayang diri saat melakukan perenungan akhir tahun. Ia menekankan pentingnya pendekatan diri yang lembut dan penuh pengertian selama proses evaluasi pribadi. Ini adalah langkah krusial untuk menjaga kesehatan mental. Selain itu, refleksi akhir tahun juga menjadi momen tepat untuk pertumbuhan diri.

Nur Aisyah Rahmani menjelaskan bahwa banyak orang cenderung bersikap kritis terhadap diri sendiri. Terutama, saat mengevaluasi pencapaian atau kegagalan di masa lalu. “Seringkali, kita lebih mudah berempati kepada teman daripada kepada diri sendiri saat menghadapi kesulitan,” ujar Nur Aisyah Rahmani. Padahal, kasih sayang diri merupakan fondasi penting untuk kesejahteraan psikologis.

Mengapa Kasih Sayang Diri Penting Saat Refleksi Akhir Tahun?

Refleksi akhir tahun seringkali menjadi periode introspeksi yang intens. Banyak individu menilai kembali tujuan yang tercapai atau yang belum. Namun demikian, proses ini kadang kala diwarnai dengan penilaian diri yang keras. Hal ini bisa memicu perasaan cemas, stres, bahkan depresi.

Oleh karena itu, kasih sayang diri bertindak sebagai penyeimbang. Ini membantu kita melihat kesalahan sebagai bagian dari proses belajar. Bukan sebagai kegagalan personal yang menghancurkan. Lebih lanjut, sikap ini membangun resiliensi mental yang kuat. Dengan demikian, individu dapat bangkit dari kemunduran.

Sikap ini juga mendukung penerimaan diri secara utuh. Terlepas dari kekurangan atau kelemahan yang mungkin kita miliki. Sebagai hasilnya, kita mampu menghadapi tahun baru dengan pikiran lebih jernih. Selain itu, dengan semangat yang lebih positif.

Praktikkan Kasih Sayang Diri: Tips dari Nur Aisyah Rahmani

Untuk menumbuhkan kasih sayang diri, Nur Aisyah Rahmani membagikan beberapa tips praktis:

  • Kesadaran Penuh (Mindfulness): Sadari dan amati perasaan Anda tanpa menghakimi. Ini berarti menerima emosi yang muncul, baik itu senang maupun sedih. Jangan terpaku pada pikiran negatif.
  • Kemanusiaan Universal (Common Humanity): Ingatlah bahwa semua manusia pasti membuat kesalahan dan menghadapi kesulitan. Anda tidak sendirian dalam perjuangan ini. Hal ini membantu mengurangi rasa terisolasi.
  • Kebaikan Diri (Self-Kindness): Perlakukan diri Anda seperti Anda memperlakukan sahabat terbaik. Berikan dukungan, motivasi, dan pengertian. Hindari celaan berlebihan atau hukuman diri yang tidak perlu.
  • Maafkan Diri Sendiri: Akui kesalahan atau kegagalan masa lalu. Selanjutnya, lepaskan beban penyesalan yang mungkin masih tersimpan. Proses ini penting untuk bergerak maju.
  • Tetapkan Tujuan Realistis: Jangan membebani diri dengan ekspektasi yang tidak masuk akal. Mulailah dengan langkah-langkah kecil. Secara bertahap tingkatkan target Anda.
  • Rayakan Pencapaian Kecil: Apresiasi setiap langkah maju yang Anda lakukan. Ini tidak hanya berlaku untuk hasil akhir yang besar. Perayaan ini penting untuk memupuk motivasi.

Manfaat Kasih Sayang Diri bagi Warga Kaltim

Praktik kasih sayang diri tidak hanya bermanfaat bagi individu. Ini juga memberikan dampak positif bagi komunitas di Kalimantan Timur. Dengan individu yang memiliki kesehatan mental baik, produktivitas meningkat. Selain itu, interaksi sosial menjadi lebih harmonis.

Masyarakat yang mentalnya sehat lebih adaptif terhadap perubahan. Khususnya, di tengah dinamika pembangunan yang pesat di Kaltim. Misalnya, dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya, termasuk aspek kesehatan mental. Warga yang menerapkan kasih sayang diri akan lebih mudah berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, Nur Aisyah Rahmani mengajak seluruh elemen masyarakat. Terutama, warga Kaltim, untuk menjadikan kasih sayang diri sebagai resolusi penting di tahun baru. “Ini bukan sekadar tren, melainkan investasi jangka panjang,” katanya. Investasi tersebut untuk kesehatan mental dan kebahagiaan sejati.

Baca juga Berita Daerah lainnya di DIKSI.CO.

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button