Trending

Dishub Kutim Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Sangatta Utara dengan ATCS Modern

DIKSI.CO, KUTIM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketertiban serta keselamatan berlalu lintas.

Melalui pembangunan Area Traffic Control System (ATCS), Dishub Kutim menghadirkan teknologi pengawasan yang lebih cerdas dan responsif untuk wilayah Sangatta Utara, khususnya di Jalan Yos Sudarso, jalur utama aktivitas masyarakat dan pusat kepadatan kendaraan.

Penerapan ATCS ini menjadi langkah strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi pada jam-jam sibuk.

Dengan teknologi yang lebih mutakhir dibandingkan CCTV konvensional maupun ETLE, sistem ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

Teknologi Canggih dengan Cakupan 360 Derajat

Kasi Lalu Lintas Dishub Kutim, Zulkarnain, menjelaskan bahwa ATCS memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki sistem pengawasan sebelumnya.

Salah satu fitur utama adalah kamera berbasis wifi dengan cakupan 360 derajat, memungkinkan pemantauan lalu lintas dari berbagai arah secara real time.

Hal ini memastikan setiap pergerakan kendaraan dapat dipantau dengan lebih menyeluruh dan akurat.

Tak hanya itu, ATCS juga dilengkapi voice announcer, yang memungkinkan petugas memberikan teguran langsung kepada pengguna jalan yang melanggar aturan, meskipun petugas tidak berada di lokasi.

Fitur ini menjadi salah satu nilai tambah karena mampu menghadirkan respons cepat tanpa harus menurunkan personel ke lapangan.

“Jika ada pelanggaran, petugas bisa langsung menegur dari ruang monitor. Teknologi ini sangat membantu kami dalam melakukan pengawasan,” ujar Zulkarnain.

Pembangunan Bertahap Melalui APBD Perubahan 2025

Pemkab Kutim melalui APBD Perubahan 2025 telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tower ATCS secara bertahap.

Saat ini, sudah terdapat tiga titik prioritas yang dipasangi tower, yaitu simpang Jalan Pendidikan, Jalan Karya Etam, hingga Simpang Jalan Munthe.

Ketiga lokasi tersebut dipilih karena memiliki potensi kemacetan yang tinggi, terutama pada jam sibuk ketika arus kendaraan padat di jalur Yos Sudarso.

Kehadiran ATCS di titik-titik ini diharapkan dapat membantu mengurangi antrean panjang yang sering terjadi pada pagi dan sore hari.

“Saat ini masih dalam proses pemasangan. Towernya sudah terpasang, tinggal melengkapi alat-alat pendukung,” tambah Zulkarnain.

Siap Beroperasi Januari 2026

Dishub Kutim menargetkan ATCS dapat mulai beroperasi pada Januari 2026.

Nantinya, seluruh sistem akan dipantau dari Ruang Monitor Bidang Lalu Lintas Dishub Kutim, sehingga setiap kejadian di lapangan bisa dianalisis secara cepat dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dengan hadirnya ATCS, pengawasan lalu lintas diproyeksikan menjadi lebih efektif dan efisien.

Petugas dapat mengidentifikasi sumber kemacetan, menilai perilaku pengemudi, hingga mengambil keputusan cepat untuk memperlancar arus kendaraan.

Dishub Kutim berharap, implementasi ATCS dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. Selain membantu kelancaran arus lalu lintas, teknologi ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan menghadirkan kenyamanan bagi seluruh pengendara.

“Dengan adanya ATCS ini, semoga kecelakaan lalu lintas dapat dicegah dan berkurang, serta mampu mengurai kemacetan,” pungkasnya. (Adv)

Back to top button