Anggaran BPBD Samarinda Naik Jadi Rp13 Miliar, DPRD Soroti Kesiapan Hadapi Karhutla

Gunakan suara perangkat Anda
1,009 dibaca
Bagikan:

Ringkasan Cepat

  • DIKSI.CO - Sebanyak 345 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Samarinda sepanjang Januari hingga Oktober 2026.
  • Luas area yang terdampak mencapai 932,72 hektare.
  • Kondisi ini mendorong perlunya penguatan anggaran dan kesiapan penanggulangan bencana di Kota Tepian.

DIKSI.CO – Sebanyak 345 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Samarinda sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Luas area yang terdampak mencapai 932,72 hektare. Kondisi ini mendorong perlunya penguatan anggaran dan kesiapan penanggulangan bencana di Kota Tepian.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menilai pemerintah perlu memperkuat dukungan terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dukungan tersebut mencakup anggaran, peralatan, obat-obatan hingga kebutuhan logistik bagi petugas dan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, DPRD bersama Pemerintah Kota Samarinda telah menyepakati tambahan anggaran Rp3 miliar untuk BPBD dalam APBD Perubahan 2026.

Helmi menyampaikan hal tersebut saat menyerahkan bantuan penanganan karhutla di Posko Perum Korpri Pelita 8, RT 8, Kelurahan Pulau Atas, Samarinda, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Fraksi Gerindra DPR RI, DPD Gerindra Kalimantan Timur, dan DPC Gerindra Kota Samarinda menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, beras, telur, air mineral, serta uang tunai.

“Jadi, itu untuk alokasi anggaran tanggap darurat,” jelas Helmi.

DPRD Samarinda Tambah Anggaran BPBD Rp3 Miliar

Helmi menjelaskan, BPBD Samarinda sebelumnya menerima alokasi Rp10 miliar melalui APBD murni 2026.

Melalui pembahasan APBD Perubahan, DPRD dan Pemkot Samarinda menyepakati tambahan Rp3 miliar. Dengan demikian, total anggaran BPBD pada 2026 mencapai Rp13 miliar.

Helmi berharap tambahan anggaran tersebut memperkuat kemampuan BPBD dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, termasuk karhutla.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kesiapan sejak awal. Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan bantuan ketika kebakaran sudah meluas.

Personel, peralatan pemadam, obat-obatan, dan logistik harus tersedia untuk mendukung kegiatan di lapangan.

Ratusan Kejadian Karhutla Melanda Samarinda

Berdasarkan data kumulatif Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Samarinda periode Januari hingga 31 Oktober 2026, tercatat 345 kejadian karhutla.

Total luas lahan yang terbakar mencapai 932,72 hektare. Kecamatan Sambutan mencatat dampak paling luas dengan 128 kejadian dan area terbakar sekitar 508,37 hektare.

Kecamatan Palaran menyusul dengan 94 kejadian dan luas kebakaran 215,87 hektare. Sementara itu, Samarinda Utara mencatat 59 kejadian dengan luas area 140,31 hektare.

Adapun wilayah Pulau Atas mencatat 57 kejadian kebakaran.

Data tersebut menunjukkan ancaman karhutla masih membutuhkan perhatian serius. Pemerintah perlu memperkuat upaya pencegahan sekaligus meningkatkan kemampuan petugas dalam menangani kebakaran.

Helmi Salurkan Bantuan untuk Posko Karhutla

Selain mendorong penguatan anggaran, Helmi juga memberikan bantuan langsung untuk mendukung kegiatan penanganan karhutla di Kelurahan Pulau Atas.

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok, air mineral, obat-obatan, dan uang tunai. Dukungan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan posko serta masyarakat yang terdampak dan terlibat dalam penanganan kebakaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Gerindra Kaltim yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Hadir pula anggota DPRD Kaltim Fuad Fahruddin, anggota DPRD Samarinda Markaca, Lurah Pulau Atas Gunawan, Lurah Sambutan Masuki, serta perwakilan BPBD Maulana Firdaus.

Ketua Posko 8 Damkar Suryansyah dan relawan Laskar Merah Putih Gerindra juga mengikuti kegiatan tersebut.

Helmi berharap bantuan langsung dan dukungan anggaran dapat memperkuat penanganan karhutla di Samarinda.

Ia menilai pemerintah, petugas, relawan, dan masyarakat perlu membangun kerja sama untuk menekan risiko kebakaran. Dengan kesiapan yang lebih baik, pemerintah dapat mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan dampak bencana bagi warga.

(Adv)

DIKSI.co

VNS

Tim Redaksi DIKSI.co

Menyajikan informasi terkini, akurat dan terpercaya untuk masyarakat.