Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim: Dinas Kesehatan Jangkau 220 Ribu Warga Bumi Etam

DIKSI.CO, SAMARINDA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim. Hingga penghujung tahun 2025, program unggulan ini diperkirakan telah menjangkau sebanyak 220 ribu warga di Bumi Etam. Capaian masif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Murni, S.Km., M.Kes., dalam keterangannya kepada DIKSI.CO, mengungkapkan rasa bangganya. “Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat Kaltim yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini sangat penting untuk deteksi dini berbagai penyakit. Pencegahan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan.

Strategi Efektif di Balik Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim

Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim tidak lepas dari strategi yang matang. Salah satunya adalah optimalisasi peran fasilitas kesehatan primer seperti Puskesmas. Ini juga melibatkan kerja sama aktif dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah kabupaten/kota hingga komunitas lokal. Langkah ini memastikan jangkauan program lebih luas. Akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah bagi warga.

Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga gencar melakukan sosialisasi. Informasi mengenai jadwal dan lokasi Cek Kesehatan Gratis disebarluaskan. Ini dilakukan melalui berbagai kanal media. Media sosial, baliho, hingga pengumuman di tingkat RT/RW dimanfaatkan. Tujuannya agar tidak ada warga yang tertinggal informasi penting ini. Edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan secara rutin juga menjadi fokus.

Berbagai jenis pemeriksaan ditawarkan dalam program ini. Di antaranya adalah pengukuran tekanan darah, cek gula darah, dan kolesterol. Ada juga skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi. Selain itu, konsultasi gizi dan pemeriksaan kesehatan gigi juga tersedia. Semuanya diberikan tanpa biaya sepeser pun.

  • Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.
  • Skrining kolesterol dan asam urat.
  • Deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).
  • Konsultasi kesehatan dan gizi.
  • Edukasi pola hidup sehat.

Dampak Positif dan Harapan Lanjutan Program Cek Kesehatan Gratis

Dampak Program Cek Kesehatan Gratis Kaltim sangat dirasakan oleh masyarakat. Banyak warga yang sebelumnya enggan atau terkendala biaya kini bisa memeriksakan diri. Melalui program ini, mereka mendapatkan penanganan medis lebih cepat. Ini tentu saja meningkatkan kualitas hidup. Angka kesakitan di beberapa wilayah juga menunjukkan tren penurunan.

Program ini juga berfungsi sebagai platform edukasi. Warga diajarkan pentingnya gaya hidup sehat. Mereka juga diberikan pemahaman tentang risiko penyakit tertentu. Dengan demikian, kesadaran akan kesehatan pribadi meningkat. Ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Visi tersebut adalah menciptakan masyarakat sehat dan sejahtera.

Ke depan, Dinas Kesehatan Kaltim berharap dapat memperluas jangkauan program ini. Target tidak hanya berhenti pada 220 ribu warga. Mereka ingin menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Terutama yang berada di daerah terpencil dan perbatasan. Peningkatan kualitas pelayanan juga menjadi prioritas. Inovasi dalam penyediaan layanan kesehatan terus digali.

Ini merupakan upaya berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan setiap warga Kaltim memiliki akses. Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Masyarakat dihimbau untuk terus mendukung program ini. Partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan. Ini demi terciptanya Bumi Etam yang lebih sehat di masa depan. Simak terus Berita Daerah terbaru dari DIKSI.CO.

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button