Tingkatkan Pelayanan Publik, DPRD Kaltim Dorong Pembinaan ASN Secara Menyeluruh
DIKSI.CO – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk memperkuat pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh instansi.
Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kerja aparatur sekaligus memperbaiki pelayanan publik kepada masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, M. Husni Fahruddin menyatakan bahwa Pemprov Kaltim perlu mengambil langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas ASN menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“Kualitas ASN berbanding lurus dengan hasil kerjanya. Karena itu, kami mendorong pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Husni.
Dukungan Terhadap Arahan Menteri PAN-RB
Husni juga menegaskan bahwa arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengenai peningkatan kualitas aparatur sangat sesuai dengan kebutuhan daerah.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia aparatur akan berdampak langsung pada efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
Ia menilai bahwa masyarakat masih menemukan ritme kerja ASN yang belum optimal.
Persepsi negatif ini, ujarnya, perlu diatasi melalui komitmen bersama antara pemerintah daerah dan seluruh ASN di lingkungan instansi Pemprov Kaltim.
“Kami ingin budaya kerja ASN berubah menjadi lebih produktif, profesional, dan berorientasi pada hasil. Ini tugas kita bersama,” tegas Husni.
Dorongan Peningkatan Kesejahteraan dan Merit System
Selain pembinaan, DPRD Kaltim juga memberi perhatian serius pada aspek kesejahteraan ASN.
Husni menyebut bahwa peningkatan kesejahteraan merupakan kunci untuk memacu semangat dan motivasi kerja aparatur.
Ia mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait penyesuaian gaji serta penerapan sistem kerja berbasis prestasi (merit system).
Menurutnya, merit system akan mendorong persaingan sehat, memacu produktivitas, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih kompetitif.
“Ketika kesejahteraan meningkat dan sistem penghargaan berbasis kinerja berjalan, ASN pasti akan bekerja lebih optimal,” kata Husni.
Menuju Pelayanan Publik Prima
Dengan pembinaan yang kuat, budaya kerja yang profesional, dan kesejahteraan yang memadai, DPRD Kaltim berharap ASN mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Husni menegaskan bahwa citra negatif ASN harus hilang seiring komitmen kuat dalam memperbaiki kualitas kerja.
DPRD Kaltim juga berharap Pemprov memperkuat koordinasi dan pengawasan agar semua instansi menerapkan standar kerja yang sama.
Dengan demikian, ASN Kaltim dapat menjadi pelayan masyarakat yang disiplin, solid, dan mampu memberikan hasil terbaik bagi pembangunan daerah. (Adv)