Pasar Ramadan Segiri 2026 Kembali Digelar, Andi Harun Sebut Ikon Legend Samarinda

DIKSI.CO – Wisata Belanja Ramadan 2026 di kawasan Segiri kembali membuktikan diri sebagai pasar Ramadan paling legendaris di Kota Tepian. Pemerintah Kota Samarinda resmi membuka kegiatan tersebut di lapangan parkir GOR Segiri dengan melibatkan ratusan pelaku UMKM. Wali Kota Andi Harun meresmikan langsung agenda tahunan itu pada Jumat (20/2/2026).

Tahun ini, selain menghadirkan ratusan lapak kuliner dan promosi usaha, pemkot juga mempercepat penerapan transaksi non-tunai berbasis QRIS di seluruh area pasar.

Pasar Ramadan Segiri Jadi Ikon Legendaris Warga Samarinda

Andi Harun menegaskan Pasar Ramadan Segiri bukan sekadar tempat berburu takjil dan kuliner berbuka. Ia menyebut pasar ini sudah menjadi ikon yang melekat dalam tradisi Ramadan warga Samarinda.

“Kalau dibilang ini pasar Ramadan yang legend, tidak berlebihan. Ramadan tanpa pasar Ramadan di Segiri terasa kurang lengkap,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pasar Ramadan di Segiri berperan besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menjadi ruang silaturahmi masyarakat. Setiap tahun, antusiasme warga terus meningkat dan menjadikan kawasan ini pusat perputaran ekonomi musiman yang signifikan.

Pemkot Dorong Transaksi Cashless dan QRIS

Di balik kemeriahan Pasar Ramadan Segiri 2026, Pemkot Samarinda mendorong perubahan pola transaksi menuju sistem digital. Andi Harun menegaskan penggunaan QRIS dan pembayaran non-tunai terus diperluas agar pelaku UMKM terbiasa dengan ekosistem cashless.

“Kita berlatih menggunakan QRIS atau pembayaran non-tunai selama beberapa tahun ini,” katanya.

Ia menilai sistem cashless bukan sekadar mengikuti tren, tetapi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas transaksi. Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat lebih rapi dan potensi kebocoran dapat ditekan.

“Ini bagus untuk transparansi. Memang bertahap karena tidak mudah, tapi harus kita biasakan di semua event,” tegasnya.

Pemkot menerapkan transformasi ini secara gradual. Pemerintah juga memberikan pendampingan kepada para pedagang agar adaptasi berjalan lancar.

“Kita usahakan belajar bersama. Kalau UMKM sudah terbiasa cashless, ini akan memperkuat daya saing mereka ke depan,” tandas Andi.

Libatkan 150 Pelaku Usaha, Dongkrak Ekonomi Ramadan 2026

Kepala Disporapar Samarinda sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Muslimin, menyampaikan Pasar Ramadan Segiri 2026 melibatkan 100 pedagang kuliner dan 50 pelaku promosi usaha.

“Ini untuk memberi kesempatan pengusaha Samarinda menjadi bagian dari peningkatan ekonomi di kota ini,” ujarnya.

Ia berharap momentum Ramadan mampu meningkatkan omzet para pelaku UMKM secara signifikan. Muslimin juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus memadati kawasan Segiri setiap sore menjelang berbuka puasa.

“Kami berharap UKM bisa meningkatkan pendapatan di area ini. Bagi masyarakat, terima kasih sudah berbelanja ke sini dan mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan,” tutupnya.

Dengan konsistensi penyelenggaraan dan dorongan digitalisasi, Pasar Ramadan Segiri 2026 tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai pasar Ramadan legendaris di Samarinda, tetapi juga menjadi contoh transformasi ekonomi kerakyatan berbasis teknologi.

(Redaksi)

Back to top button