"Tadi sudah mulai menurun. Mudahan terus menurun dan dalam waktu dua tiga hari ke depan sudah benar-benar surut," harapnya.
Untuk diketahui, musabab dari banjir saat ini lantaran hujan lebat yang mengguyur Samarinda pada Jumat (22/5/2020) dan membuat sejumlah kawasan banjir hingga saat ini.
Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat sudah 5 kecamatan yang terendam dari sebelumnya 4 kecamatan, pada Senin (25/5/2020).
Meliputi Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ulu, Palaran dan tambahan satu kecamatan lagi, Samarinda Ilir pun terdampak. Dengan demikian, jumlah korban terdampak pun bertambah jadi 47.281 jiwa dari sebelumnya 31.946 jiwa. (tim redaksi Diksi)