Dihadiri ASN dan Tanpa Sepengetahuan Partai, Bawaslu Nilai Bimtek Saksi di Samarinda Masuk Kategori Ilegal


person access_time 2 years ago remove_red_eyeDikunjungi 749 Kali
Dihadiri ASN dan Tanpa Sepengetahuan Partai, Bawaslu Nilai Bimtek Saksi di Samarinda Masuk Kategori Ilegal

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bahtiar (paling depan) .

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bachtiar  yang dihubungi Diksi.co, Minggu (10/3/2019) mengatakan jika bimtek saksi yang digelar caleg menyalahi aturan. Ia pun ikut memberikan kejelasan di hal mana hal tersebut manyalahi aturan. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
11 Maret 2019

DIKSI.CO. SAMARINDA. - Gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) pelatihan saksi TPS (tempat pemungutan suara) yang digelar caleg DPR RI daerah pemilihan Kaltim asal partai Golkar, Rudi Mas'ud, bukan hanya memantik reaksi DPD Golkar Samarinda yang merasa dilangkahi.

Terbaru, Bawaslu Kaltim juga ikut memberikan reaksi.

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bachtiar  yang dihubungi Diksi.co, Minggu (10/3/2019) mengatakan jika bimtek saksi yang digelar caleg menyalahi aturan. Ia pun ikut memberikan kejelasan di hal mana hal tersebut manyalahi aturan. 

"Yang punya saksi di TPS nanti itu parpol, calon DPD RI, dan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Masing-masing 1 orang. Tidak ada saksi caleg (DPR/DPRD). Jadi kalau ada bimtek ya parpolnya, bukan caleg yang menginisiasi," tutur Saipul kepada Diksi.co.

BACA JUGA: Bawaslu Samarinda Dalami Temuan Dugaan Dosen Unmul Ikut Kampanye Caleg, Senin Depan Bakal Lapor ke Komisi ASN

BACA JUGA: Dosen Unmul Diduga Ikut kampanye Caleg, Castro Sebut Ada Tampak Kegenitan

Pernyataan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Kepemiluan pasal 351 ayat 3. Pasal tersebut berbunyi pelaksanaan pemungutan suara disaksikan oleh saksi peserta pemilu, dan ayat 8 yang berbunyi saksi sebagaimana yang dimaksud dilatih oleh Bawaslu.

"Saksi yang legal adalah saksi parpol sebagai peserta pemilu saja. Caleg bukan peserta pemilu, dia bagian dari parpol" tegas Saipul.

Spanduk Pelatihan Saksi yang digelar di Samarinda, Sabtu (2/3/2019).

Pernyataan ini menyiratkan jika kegiatan yang digelar Rudi Mas'ud dan sejumlah caleg Golkar lainnya pada Sabtu (2/3/2019) kemarin di gedung Dojang Taekwondo, dijalan AW. Syahranie Samarinda adalah kegiatan ilegal, karena tidak sesuai dengan aturan.

Selain tidak diatur dalam undang-undang, kegiatan bertajuk Bimbingan Teknis Pelatihan Saksi (sesuai gambar penunjuk jalan dan backdrop kegiatan) juga sedang dalam pemeriksaan Bawaslu Samarinda karena diduga melibatkan oknum yang ditengarai tercatat sebagai ASN di Universitas Mulawarman, Kaltim.

Menindak lanjuti temuan Bawaslu Samarinda ini, pihaknya akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan dan melaporkan ke komisi ASN.

Sebelumnya, DPD Partai Golkar yang dihubungi tim redaksi Diksi.co ikut menyatakan bahwa tak tahu menahu akan Bimtek Saksi yang digelar di Samarinda tersebut. (tim redaksi Diksi) 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya