Trending

Pemkot Samarinda Siap Amankan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui sinergi lintas sektor.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menekankan pengamanan harus menyeluruh agar masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan aman dan nyaman.

Fokus Pengamanan di Tempat Ibadah dan Pusat Keramaian

Andi Harun menyatakan, peningkatan aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, kemacetan, hingga risiko bencana.

Oleh karena itu, Pemkot Samarinda memprioritaskan pengamanan di tempat ibadah, khususnya gereja, agar umat Kristiani bisa melaksanakan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

“Pengamanan di tempat ibadah menjadi prioritas agar saudara-saudara kita, baik Protestan maupun Katolik, bisa beribadah dengan aman. Ini juga menunjukkan Samarinda sebagai kota yang toleran,” kata Andi Harun.

Selain gereja, pemerintah bersama kepolisian akan mengawasi pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan lokasi yang rawan keramaian.

Andi Harun juga berharap masyarakat ikut menciptakan suasana kondusif selama perayaan Natal.

Mitigasi Bencana dan Kesiapan Layanan Publik

Pemkot Samarinda juga menyiapkan mitigasi di berbagai sektor.

Pemerintah mengawasi ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga agar tidak memberatkan masyarakat.

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Pemkot meminta layanan kegawatdaruratan medis, pemadam kebakaran, dan instansi terkait untuk siaga penuh.

Selain itu, Pemkot juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun dan di sejumlah simpul jalan rawan kemacetan.

Andi Harun menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Peredaran minuman keras, penggunaan petasan, pesta kembang api berisiko kebakaran, hingga tindak kriminalitas akan dikendalikan secara tegas namun tetap humanis.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menambahkan, pengamanan Nataru dilaksanakan melalui Operasi Lilin Mahakam 2025 yang dimulai 19 Desember 2025.

Hendri menyebut target utama adalah mencegah konflik sosial, aksi teror, dan gangguan yang meresahkan masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor

Pengamanan melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung seperti Denpom, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Damkar, PLN, Pertamina, KSOP, pengelola bandara, serta unsur masyarakat.

“Kami sudah memetakan kerawanan, rencana pengamanan, serta langkah di lapangan. Dukungan semua pihak sangat penting agar Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemkot Samarinda menargetkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan tetap mencerminkan nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat. (*)

Back to top button