Ismed pun menuturkan, jika ada yang ingin memberikan bantuan untuk para korban banjir ke posko bencana bisa diwakilkan tanpa harus datang langsung.
“Tetap patuhi prtokol kesehatan, berikan bantuannya jangan beramai-ramai,” singkatnya.
Lebih lanjut, Ismed mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban banjir, untuk tetap menjaga kesehatannya.
Pasalnya selain dihantui COVID-19, beberapa penyakit seperti diare, demam berdarah, serta tipes juga perlu diwaspadai.
“Jika memang kondisi tidak fit, bisa segera pergi ke puskesmas terdekat atau posko kesehatan yang ada,” imbaunya. (tim redaksi Diksi)