Babak Lanjutan Perusda Kaltim, Anggota Komisi II Akan Panggil 4 Perusda


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 735 Kali
Babak Lanjutan Perusda Kaltim, Anggota Komisi II Akan Panggil 4 Perusda

Anggota Komisi II DRPD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi/ Diksi.co

Sebanyak empat Perusahaan Daerah (Perusda) beserta anak perusahaannya dalam waktu dekat akan kembali dipanggil dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kaltim.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
27 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Sebanyak empat Perusahaan Daerah (Perusda) beserta anak perusahaannya dalam waktu dekat akan kembali dipanggil dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kaltim.

Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi. Pemanggilan kembali ketiga Perusda tersebut adalah buntut dari persoalan-persoalan yang sampai sekarang belum terselesaikan.

"Dalam waktu dekat kita akan panggil Perusda MBS beserta anak perusahaannya, PT. Ketenagalistrikan, Perusda Sylva Kaltim Sejahtera, dan PT. AKU," pungkasnya. 

Disampaikanya, dari ketiga perusahaan yang disebutkan hanya PT. AKU yang sampai saat ini tidak memiliki kejelasan.

"PT. AKU dari awal sampai sekarang kita panggil belum ada respon, sampai Pemprov sendiri pun bingung kemana untuk menyuratinya karena Direksi dan manajemennya tidak ada untuk PT. AKU ini," ujar Reza saat diwawancara pada Senin (27/1/2020). 

Lebih lanjut, politisi Gerindra ini menegaskan, berikutnya bukan hanya empat perusda saja yang akan dipanggil Komisi II DPRD Kaltim, melainkan seluruh perusda yang ada.

"Ada 8 Perusda di Kaltim. Diantaranya memiliki anak perusahaan, kami mau semua anak perusahaan ini akan kita panggil untuk RDP. Dari RDP nanti diharap bisa diketahui apa  yang menjadi masalah. Seperti apa transparansi dan pengelolaan keuangannya, dan apa saja kebijakan yang diambil alih oleh perusahaan dengan induknya. Itu yang ingin kita ketahui," tegasnya.

Tantangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di perusda diakui Reza tidak mudah. Pasalnya, sampai saat ini baru anak perusahaan MBS PT. KKT yang memenuhi panggilan Komisi II DPRD Kaltim.

"Baru PT. KKT yang hadir dalam RDP bersama kami. Pada perinsipnya menyelesaikan permasalahan Perusda ini butuh waktu yang lama, tidak bisa secara langsung," terangnya.

"Saat ini kami masih mengumpulkan data, tidak bisa memutuskan secara sepihak siapa yang benar dan siapa salah. Oleh sebab itu, karena banyak permasalahan perusda yang kompleks seperti ini, saya ingin pansus (panitia khusus) segera dibentuk," tutupnya. (advertorial) 

Logo DPRD Kaltim

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya