Menu Tepian Mahakam Jadi Basis Data Pembangunan Sekolah di Samarinda

DIKSI.CO – Pemerintah Kota Samarinda mulai memperkuat sistem perencanaan pembangunan sekolah melalui penyusunan basis data historis belanja modal. Upaya tersebut dilakukan dengan meluncurkan Menu Tepian Mahakam pada aplikasi E-Dalev.

Menu tersebut menghimpun informasi mengenai gedung dan bangunan sekolah, termasuk kondisi sarana, riwayat pembangunan, pemeliharaan, hingga kebutuhan rehabilitasi.

Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M. membuka sosialisasi penggunaan Menu Tepian Mahakam di Ballroom Arutala Lantai IV Bapperida Kota Samarinda, Jalan Dahlia, Senin (21/9/2026).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 September 2026, dan melibatkan 235 operator satuan pendidikan.

Data Sekolah Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan

Saefuddin mengatakan pemerintah membutuhkan data yang lengkap untuk menentukan arah pembangunan secara tepat.

Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana sekolah harus menjadi pertimbangan ketika perangkat daerah mengusulkan pembangunan maupun belanja modal.

“Dalam upaya kita membangun sistem perencanaan yang lebih baik, data menjadi bagian yang sangat penting,” ujar Saefuddin.

Ia mengatakan pemerintah perlu mengetahui kebutuhan nyata di setiap sekolah sebelum mengalokasikan anggaran.

“Jangan sampai ada pembangunan atau pengadaan dengan nilai yang besar, tetapi sebenarnya belum menjadi kebutuhan,” katanya.

Karena itu, pemerintah mendorong setiap satuan pendidikan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

235 Operator Sekolah Ikuti Pembekalan

Pemkot Samarinda melibatkan 235 operator Dapodik dalam sosialisasi Menu Tepian Mahakam.

Peserta terdiri dari 17 operator TKA, 167 operator SD, dan 51 operator SMP. Mereka mendapat pembekalan mengenai tata cara memasukkan data ke dalam sistem.

Pemkot berharap operator memahami proses penginputan sekaligus menjaga ketepatan informasi yang mereka masukkan.

Data tersebut nantinya menjadi salah satu bahan bagi pemerintah dalam memeriksa dan menelaah usulan belanja modal pada penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah.

Bapperida Dorong Kualitas Data

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kota Samarinda Farida mengatakan pengembangan basis data historis membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

Ia meminta operator tidak hanya mengejar kelengkapan penginputan, tetapi juga memastikan informasi yang masuk memiliki kualitas dan sesuai kondisi sekolah.

Menurut Farida, data yang akurat dapat membantu pemerintah mengambil keputusan pembangunan berdasarkan kebutuhan riil.

Ia juga mendorong kolaborasi antara satuan pendidikan, perangkat daerah, dan pengelola sistem agar basis data terus terjaga.

Menu Tepian Mahakam Bantu Tentukan Skala Prioritas

Pemkot Samarinda menggunakan Menu Tepian Mahakam untuk mengumpulkan informasi belanja modal gedung dan bangunan sekolah secara lebih terstruktur.

Basis data tersebut dapat membantu pemerintah melihat riwayat pembangunan sekaligus membandingkan kebutuhan antar sekolah.

Dengan informasi tersebut, perangkat daerah dapat menyusun usulan pembangunan berdasarkan kondisi lapangan, tingkat kebutuhan, skala prioritas, dan kemampuan anggaran daerah.

Saefuddin menegaskan pemerintah harus melihat data sebagai gambaran kondisi nyata di lapangan.

“Apa yang kita input bukan sekadar angka. Di balik data itu ada kondisi nyata sekolah yang menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan dan perencanaan pembangunan,” ujarnya.

(Redaksi)

Back to top button