Selasa, 21 Mei 2024

Realisasi Tender Barjas Capai 56 Persen, Pemprov Kaltim Percaya Diri Kegiatan Tuntas Sebelum Akhir Tahun

Koresponden:
Alamin
Minggu, 16 April 2023 20:59

Isran Noor, Gubernur Kaltim

DIKSI.CO, SAMARINDA - Menuju akhir masa jabatan Isran Noor dan Hadi Mulyadi, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Pemprov kejar realisasi capaian pengadaan barang dan jasa (barjas).

Hingga akhir triwulan I atau per 9 April 2023 kemarin, realisasi proses tender barjas mencapai 56 persen untuk pelaksanaan APBD Kaltim 2023.

Memasuki triwulan II, Isran Noor, meminta proses tender terus ditingkatkan, jangan sampai seleksi atau tender malah dipertengahan semester pelaksanaan anggaran.

"Kalau dilaksanakan pada saat semester kedua tentu akan lambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan," kata Isran, beberapa waktu lalu.

"Kita harapkan, kenapa proses tender atau seleksi itu cepat. Agar semua kegiatan tuntas sebelum akhir tahun anggaran berjalan," lanjutnya.

Untuk itu, kepala OPD diminta segera melakukan percepatan penyerapan anggaran untuk memenuhi capaian target kinerja yang telah ditetapkan sesuai anggaran kas setiap bulan.

Selain itu, OPD juga ditekankan agar melakukan percepatan pengadaan barang/jasa dengan memanfaatkan e-katalog dan BELA pengadaan.

Buyung Dodi Gunawan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setprov Kaltim mengungkap progres tender dari 544 paket, dengan nilai Rp1,85 triliun yang dalam proses dan selesai 303 paket dengan nilai Rp1,29 triliun atau presentase paket selesai pengadaannya 56 persen.

"Sementara sisa paket yang diproses melalui tender atau seleksi sebanyak 241 paket," ungkapnya.

Kemudian dari pengadaan E-Purchasing atau e-katalog, terdapat rencana umum pengadaan sebesar 4.262 paket pengerjaan dengan nilai Rp2,81 triliun.

Sementara yang mengalami Proses-Selesai 1.653 paket kegiatan dengan nilai Rp1,47 triliun atau presentase paket 39 persen dan presentase nilai 52 persen proses hingga selesai.

Sisanya 2.609 paket dari proses Pengadaan E-Purchasing.

Sementara, melalui pengadaan langsung/ penunjukkan langsung/pengadaan yang dikecualikan sejumlah 10.068 paket kegiatan atau pengerjaan dengan nilai Rp630,67 miliar.

Sementara yang mengalami proses-selesai 514 paket, dengan nilai Rp61,3 miliar atau presentase paket 5 persen dan presentase nilai 10 persen proses hingga selesai.

Sisa pengadaan melalui pengadaan langsung/penunjukan langsung/pengadaan yang dikecualikan 9.554 paket.

"Sudah kami laporkan ke Pak Gubernur, tender kita bisa tembus 56 persen," tegasnya. (tim redaksi Diksi)

Tag berita:
Berita terkait
breakingnews