Soal Gambar Kandidat Pilkada di Kaca Angkot, Dosen Unmul Nilai Harus Ditertibkan


person access_time 8 months ago remove_red_eyeDikunjungi 155 Kali
Soal Gambar Kandidat Pilkada di Kaca Angkot, Dosen Unmul Nilai Harus Ditertibkan

Dosen Unmul Herdiansyah Hamzah/ Diksi.co

 Jelang Pilkada serentak 2020, beberapa hal mesti dicermati pihak KPU hingga Bawaslu. 

Salah satunya terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak pada tempat dan prosedur yang ditentukan. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
16 Maret 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Jelang Pilkada serentak 2020, beberapa hal mesti dicermati pihak KPU hingga Bawaslu. 

Salah satunya terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak pada tempat dan prosedur yang ditentukan. 

Salah satunya terkait gambar pasangan calon di kaca angkutan kota. 

Hal ini pun juga dikomentari Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah yang kerap disapa Castro. 

Dirinya menilai, jika sudah memasuki masa kampanye, maka yang berlaku adalah ketentuan soal alat peraga kampanye (APK/algaka) yang hanya boleh dipasang di tempat-temat yang diatur dan ditetapkan KPK sebagai regulator.

"Public space seperti pohon dan angkot, tidak diperbolehkan," ucapnya.

Lebih lanjut, dikarenakan saat ini belum masuk masa kampanye, maka ketentuan yang dipake adalah aturan sektoral.

Pemasangan stiker di angkot bertentangan dengan surat keputusan menteri perhubungan.

Hal ini tertuang dalam nomor KM.439/U/Phb-76 tentang penggunaan kaca pada kendaraan.

Apalagi menutupi keseluruhan kaca, jelas menghalangi pandangan sopir dan berpotensi membahayakan penumpang. Untuk itu ia menilai bahwa stiker-stiker itu tetaplah harus ditertibkan oleh pihak terkait. 

"Stiker itu harusnya hanya bisa di pasang dimobil pribadi dan kendaraan partai politik saja," ucapnya.

Ia menyarankan kepada KPU agar melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan.

KPU berkoordinasi dengan dinas perhubungan sebagai leading sector untuk mengeluarkan edaran dan imbauan.

Tujuannya agar angkot tidak memasang stiker di angkotnya masing-masing.

"Bagi yang memasang, akan ditertibkan," ucapnya. (tim redaksi Diksi) 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya