Siap Maju Pilwali Samarinda 2020, Andi Harun Wacanakan Peningkatan Ekonomi dengan Investasi Listrik


person access_time 8 months ago remove_red_eyeDikunjungi 286 Kali
Siap Maju Pilwali Samarinda 2020, Andi Harun Wacanakan Peningkatan Ekonomi dengan Investasi Listrik

Andi Harun/ Diksi.co

Salah satu bakal calon, yakni Andi Harun dari Partai Gerindra memandang energi listrik adalah salah satu yang dapat menjawab persoalan ekonomi.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
28 November 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Menjelang Pilwali Samarinda 2020, beberapa tokoh mulai muncul melalui baliho ataupun spanduk yang ada di beberapa sudut kota Samarinda. 

Beberapa nama diantaranya adalah Andi Harun, Apri Gunawan, Zairin Zain, Sarwono, Saefuddin Zuhri, hingga M. Barkati. 

Dibalik nama-nama tersebut, muncul pula harapan kepada mereka untuk menjadi pemimpin yang mampu menyelesaikan persoalan Kota Samarinda.

Hal yang juga harus diperhatikan adalah persoalan ekonomi. 

Salah satu bakal calon, yakni Andi Harun dari Partai Gerindra memandang energi listrik adalah salah satu yang dapat menjawab persoalan ekonomi.

Bagi Andi Harun, jika energi listrik tidak cukup, tentu investasi tidak akan datang. Artinya ketika investasi tidak datang maka peluang  keterbukaan lapangan kerja di bidang listrik tidak akan ada.

"Apa tantangan kita? Salah satunya adalah ketidakcukupan kita terhadap energi listrik. Ini kan kaitannya dengan lapangan pekerjaan baru, ya kalau energi listrik kita gak cukup, bagaimana mungkin kita bisa mengharapkan ada investasi besar di Samarinda atau ada industri besar di Samarinda," kata Andi Harun saat dikonfirmasi tim Diksi.co, Selasa (26/11/2019).

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Andi Harun menjelaskan bahwa harus realistis. Jjangankan untuk kepentingan industri dan pengembangan ekonomi, untuk kebutuhan rumah tangga saja, pemenuhan listrik di Samarinda dirasa belum cukup.

Sehingga dia memandang perlu menghadirkan solusi pembangunan pembangkit listrik, dan untuk itu tidak mesti melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tetapi bekerja sama pada pihak swasta.

"Salah satu di antara solusinya adalah kita membangun pembangkit listrik dan tidak harus pakai APBD. Bahkan pembangkit listrik itu tidak boleh pakai APBD. kita harus mengembangkan private public partnership. Kita harus bekerja sama dengan swasta dan tidak semuanya harus dikerjakan oleh pemerintah, ada wilayah yang memang bagiannya swasta. supaya tidak terlalu membebani APBD. Tak apa-apa keuntungan kita kecil tapi pelayanan masyarakat terhadap listrik dan efek ekonomi yang muncul akibat adanya industri baru akan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Menurut Andi Harun, ketika terbangun pembangkit listrik, akan berpengaruh ke ranah eknomi, seperti terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat kelas bawah.

"Transportasi jalan penginapan banyak sekali akan penuh, tenaga kerja terbuka. Akhirnya berdampak sampai pada ekonomi yang paling bawah," tutupnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya