WNA Terindikasi Virus Corona Beredar di Voice Note Whatsapp, Ini Penjelasan Humas RSUD AWS Samarinda


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 554 Kali
WNA Terindikasi Virus Corona Beredar di Voice Note Whatsapp, Ini Penjelasan Humas RSUD AWS Samarinda

dr. Arysia Andhina, Humas RSUD Abdul Wahab Syahranie/ Diksi.co

Sebuah rekaman berupa vioce note tersebar di sejumlah grup WhatsApp masyarakat Samarinda, Sabtu (1/2) kemarin. Isi pesan tersebut menyampaikan bahwa ada warga yang tekena penyakit corona di salah satu hotel ternama di Samarinda yang akan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (RSUD AWS) Samarinda. 

Ditulis Oleh: Irwan Wahidin
03 Februari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Sebuah rekaman berupa vioce note tersebar di sejumlah grup WhatsApp masyarakat Samarinda, Sabtu (1/2) kemarin. Isi pesan tersebut menyampaikan bahwa ada warga yang tekena penyakit corona di salah satu hotel ternama di Samarinda yang akan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (RSUD AWS) Samarinda. 

Humas RSUD AWS melalui dr. Arysia Andhina menepis kabar itu. Dari penyampaiannya, memang benar ada warga negara asing (WNA) yang dibawa ke RSUD AWS sekitar pukul 17.40 Wita, Sabtu kemarin. Namun, setelah dilakukan anamnesa (wawancara antara tenaga kesehatan dengan pasien) dan beberapa pemeriksaan, pasien ternyata menderita penyakit ringan dan masih dalam perawatan pihak rumah sakit.

"Informasinya hoax, memang ada WNA yang datang bersama tour guide dan dokter dari dinas kesehatan kota Samarinda, Sabtu kemarin. Saat ini masih dalam perawatan, tapi tidak diruang isolasi," ujar dr. Sisi, sapaan akrabnya saat melakukan press release di RSUD AWS, Minggu (2/2/2020) siang.

Menurut pengakuan dr. Sisi, pasien yang mendapat penanganan saat ini sedang melakukan perjalanan ke Indonesia karena ada keperluan. WNA berjenis kelamin pria itu yang berasal dari salah satu negara di Eropa, sebelum masuk ke Indonesia ia sempat singgah di Bangkok, Thailand.

"Satu orang laki-laki dewasa dan dia orang kapal. Tidak ada ke China, dari Eropa ke Bangkok, tidak ada berkunjung ke wilayah yang terindikasi corona virus," jelasnya.

Pihak rumah sakit akui telah mendapat laporan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II dan Dinas Kesehatan kota Samarinda terkait adanya WNA yang tidak dalam kondisi sehat ini. Sebelum dibawa ke rumah sakit, tenaga kesehatan dinas kesehatan melakukan screening atau pemeriksaan awal, kemudian pasien dirujuk ke RSUD AWS untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Dari anamnesa dan pemeriksaan fisik yang telah dilakukan kemudian didapatkan bahwa pasien ini menderita demam sekitar 38 derajat, batuk berdahak, nyeri tenggorokan dan sakit kepala. Jadi untuk terindikasi ke arah corona virus, pasien ini dinyatakan tidak ada terindikasi," terangnya.

Di akhir, dr. Sisi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kabar ini. Tak lupa ia juga mengingatkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat agar tidak gampang terkena penyakit.

"Masyarakat jangan panik, tidak termakan berita hoax atau menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya, tetap waspada dan juga jangan lupa gaya hidup sehat," tutupnya.

Dalam surat press release terkait berita corona virus di Samarinda, pihak RSUD AWS meluruskan berita yang telah beredar dan meresahkan masyarakat pada Sabtu (1/2/2020) kemarin. Salah seorang WNA yang diduga terjangkit virus corona dinyatakan tidak terindikasi virus yang saat ini menghebohkan dunia itu. (tim redaksi Diksi)

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya