Soal Fee Proyek Rp 8 Miliar, Anggota Dewan Ramai-ramai Mengaku Belum Terima Aliran Dana


person access_time 5 months ago remove_red_eyeDikunjungi 122 Kali
Soal Fee Proyek Rp 8 Miliar, Anggota Dewan Ramai-ramai Mengaku Belum Terima Aliran Dana

Suasana Rapat Paripurna ke 16 DPRD Kaltim di Gedung Utama Komplek DPRD Kaltim, Senin (17/6/2019).

Dugaan aliran dana fee Rp 8 miliar dari sejumlah proyek tahun jamak multi years contract (MYC) kepada oknum anggota DPRD Kaltim ramai-ramai dibantah.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
17 Juni 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Dugaan aliran dana fee Rp 8 miliar dari sejumlah proyek tahun jamak multi years contract (MYC) kepada oknum anggota DPRD Kaltim ramai-ramai dibantah.

Sem Karta, anggota Fraksi PDI Perjuangan usai paripurna penyampaian nota LKPj (Laporan Kinerja Pertanggungjawaban) Gubernur Kaltim tahun 2018, Selasa (11/6/2019) pekan kemarin mengatakan terganggu dengan pemberitaan di sebuah media massa yang menyebut 55 anggota DPRD Kaltim menerima aliran dana proyek.

“55 anggota ini (DPRD Kaltim) merasa tidak menerima, janganlah oknum itu, kalau benar bahasa koran mengkambing hitamkan anggota DPRD, karena kita memang bukan kambing,” kata Sem Karta.

Sem Karta mendesak pimpinan DPRD Kaltim menyikapi isu yang beredar di masyarakat.

“Pimpinan harus segera menyikapi berita ini. Siapa oknumnya. Konon kabarnya ada 6 orang, ada 8 orang, kita tidak tahu. Oleh karenanya pimpinan harus segera menyikapi ini, klarifikasi, atau apalah yang bisa dilakukan pimpinan. Supaya tidak ada narasi-narasi yang dirasa memfitnah lembaga ini. Saya rasa masyarakat memerlukan jawaban ini,” tutup Sem Karta.

Sementara ketua Fraksi PAN, Muspandi, menyerahkan isu dugaan aluran dana proyek yang mengalir ke sejumlah kantung anggota DPRD Kaltim kepada Badan Kehormatan (BK) dewan untuk menyikapinya.

“Kita serahkan saja sepenuhnya kepada teman-teman di BK. Tentunya ketika berkaitan dengan oknum di lembaga ini, ada wadah yang akan melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk bisa menindak lanjuti isu-isu yang beredar di media. Saya kira kita tidak perlu berdebat panjang berkaitan dengan yang disampaikan pak Sem Karta tadi, serahkan saja ke BK,” tutur Muspandi.

Anggota Fraksi Demokrat, Jafar Haruna turut mengomentari pemberitaan yang menuding adanya aliran dana proyek mengalir ke Karang Paci (sebutan kain DPRD Kaltim).

“55 orang ini jangan sampai kita dianggap terlibat semuanya. Pasti masyarakat membaca koran itu dan pasti berpikiran kenapa ini 55 orang di sana diam-diam aja. Jadi saya minta saat-saat terakhir ini tolong dituntaskan ini,” terang Jafar Haruna.

Menanggapi hujan interupsi ini, Ketua DPRD Kaltim yang memimpin rapat, HM. Syahrun menjawab singkat.

“Soal Multi Years ini saya sudah jelaskan ke media saya tidak tahu menahu dan tidak ada,” tutup Syahrun singkat.

Diketahui, informasi dugaan fee proyek 8 Miliar yang mengalir ke oknum anggota DPRD Kaltim ini telah sampai ke Kejaksaan Tinggi Kaltim. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Deretan Meme Banjir Samarinda, Dari Kam Hanyarkah hingga Pak Jaang Dimana

BACA JUGA: Aksi Sosial, Bubuhan Kopi Samarinda Seduhkan Kopi Untuk Korban Banjir

BACA JUGA: Cipayung Plus Kaltim Harap Jokowi-Prabowo Silaturahmi Satu Meja

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya