Pemulihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Jabarkan 3 Hal Ini


person access_time 5 days ago remove_red_eyeDikunjungi 31 Kali
Pemulihan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Jabarkan 3 Hal Ini

Pantai di Balikpapan yang tercemar tumpahan minyak beberapa waktu lalu/cnbcindonesia.com

Pihak Pertamina RU V berikan tanggapan terkait tahapan recovery (pemulihan) untuk sisi dampak dan para korban tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
15 Mei 2019

DIKSI.CO, BALIKPAPAN - Pihak Pertamina RU V berikan tanggapan terkait tahapan recovery (pemulihan) untuk sisi dampak dan para korban tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Sebelumnya, pada Rabu (15/5/2019), Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan atau KOMPAK, secara resmi telah mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Balikpapan terhadap pemerintah pada Senin 13 Mei 2019.

Hal itu untuk mamastikan peradilan berjalan jujur dan adil.

Selain itu KOMPAK juga mengajukan permohonan pada Komisi Yudisial Penghubung Kaltim guna memantau jalannya setiap proses peradilan perkara ini yang akan dilaksanakan, pada Rabu (15/5/2019).

Diajukannya hal tersebut tak lepas usai terjeratnya hakim Kayat dari PN Balikpapan dalam kasus korupsi.

Hakim Kayat diketahui adalah pihak yang memberi vonis hukuman penjara pada nahkoda kapal MV Ever Judger.

Hal ini berdasarkan rilis yang diterima tim redaksi Diksi.co, Rabu (15/5/2019).

Berikut tanggapan pihak Pertamina RU V, seperti yang disampaikan Manager Region Communication & Relation Pertamina Kalimantan, Heppy Wulansari:

Pasca kejadian oil spill, Pertamina RU V telah dan terus melakukan berbagai upaya dan tahapan untuk recovery mulai dari penanggulangan, penanganan para korban dan dampak lingkungan hingga tahap pemulihan.

Upaya yg dilakukan antara lain:

1. Pertamina RU V telah merancang sistem peringatan dini yaitu LDS (Leak Detection System) yang akan dipasang pada pipa penyalur minyak bawah laut. Sistem ini dirancang untuk dapat memberikan informasi awal kebocoran hingga secara otomatis dapat menutup Valve yang akan menghentikan proses penyaluran minyak.

Proses pemasangan sistem deteksi ini telah mencapai 90% dan akan dioperasikan setelah pelaksanaan perbaikan pipa selesai.

2. Metode penanggulangan tumpahan minyak di perairan teluk Balikpapan dilakukan dengan metode Fisik-Mekanis berupa pengumpulan minyak dengan oilboom yang selanjutnya dipindahkan ke tempat penampungan di darat, metode lainnya adalah menaburkan absorben serta dispersan ke permukaan minyak di perairan, absorben yang telah menyerap minyak kemudian diangkat dan diolah menjadi limbah B3.

Dispersan yang digunakan oleh PERTAMINA RU V merupakan jenis yang telah dilengkapi dengan sertifikat dan rekomendasi penggunaan dari Menteri ESDM. Segala upaya tersebut dilakukan secara maksimal oleh PERTAMINA RU V serta tetap memperhatikan aspek pengelolaan lingkungan.

3. PERTAMINA RU V telah menyusun metoda Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) yang disetujui oleh KLHK sejak Desember 2018. Tahapan awal dari kegiatan pemulihan pada RPFLH tersebut adalah melakukan pemetaan area terdampak atau deliniasi. PERTAMINA saat ini dalam proses pemantauan Total Petroleum Hydrocarbon (TPH)  pada seluruh area terdampak. Hal ini akan dijadikan basis data pemulihan di lapangan.

Pemulihan direncanakan stelah hasil pengukuran TPH di evaluasi & disetujui oleh KLH

Proses Pemulihan ini memang memerlukan waktu namun Pertamina berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini sebaik-baiknya. (tim redaksi Diksi)

BACA JUGA: Pelajar SMP Meninggal di Lubang Tambang Muara Kaman Kukar, Jadi Korban Keempat di Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

BACA JUGA: Profil Tsamara Amany Caleg Raih Suara Terbanyak di Singapura, Tetapi Gagal Lolos ke Senayan

BACA JUGA: Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Pemilu

 

Ikuti Facebook Diksi.co: 

 

You Tube Diksi.co: 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya