Anggota Brimob Bantu Evakuasi Korban Banjir di Samarinda, Warga Harap Dapat Perhatian Pemerintah


person access_time 9 months ago remove_red_eyeDikunjungi 174 Kali
Anggota Brimob Bantu Evakuasi Korban Banjir di Samarinda, Warga Harap Dapat Perhatian Pemerintah

Anggota Brimob bersama warga bantu evakuasi anak sekolah terdampak banjir di jalan Damai, Samarinda, Selasa (14/1/2020)/ Diksi.co

Banjir setinggi paha orang dewasa ini diperkirakan mencapai 80 cm. Menurut pengakuan warga setempat, banjir yang melanda, akibat dari pembangunan perumahan di daerah tersebut.

Ditulis Oleh: Irwan Wahidin
14 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Sedikitnya ada 4 rukun tetangga (RT), terdiri dari RT 09, 25, 26 dan 27 di Jalan Damai Kelurahan Sido Damai, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda tergenang aliran air alias banjir.

Banjir setinggi paha orang dewasa ini diperkirakan mencapai 80 cm. Menurut pengakuan warga setempat, banjir yang melanda, akibat dari pembangunan perumahan di daerah tersebut.

"Ini masih bisa naik, lumayan tinggi, inikan dampak dari pembangunan perumahan di dalam, lari airnya ke sini semua. Kemarin ada drainase yang dibikin kelurahan cuma itu meluap, tidak mampu mengalirkan bibit air," kata Ketua RT 09, Alimuddin, saat ditemui setelah membantu mengevakuasi warganya di Jalan Damai, Selasa (14/1/2020).

Dari beberapa peristiwa banjir, Alimuddin sebut ini yang terparah, melihat rumah warga banyak yang terendam, termasuk sekolah. Ia berharap, pemerintah dapat lebih memperhatikan banjir yang ada di daerahnya.

"Udah sering seperti ini, kasian anak-anak SDN 007 disini juga diliburkan. Saya mohon pemerintah diperhatikan untuk jalan Damai ini, karena di sini langganan banjir dan rumah warga sering tenggelam," tukasnya.

Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) IV Detasemen Pelopor B Brimob Polda Kaltim, Iptu Herlan Suherlan yang ikut membantu evakuasi warga dan anak sekolah, melaporkan situasi banjir yang tengah melanda Jalan Damai.

"Untuk kondisi di jalan Damai ketinggian bervariasi dari satu meter sampai satu setengah meter, yang kami utamakan di SDN 007 karena kebanjiran parah," katanya. 

Menurunkan 15 personil Brimob, Herlan beserta anggotanya membawa peralatan yang digunakan untuk membantu warga, seperti perahu karet dan drum buatan.

"Setelah dapat laporan dari relawan kami menuju ke lokasi. Kira-kira ada sekitar 50 sampai 70 orang, terdiri dari warga dan siswa sekolah yang akan keluar dari jalan Damai. Untuk alat kami membawa perahu karet, drum buatan, 2 unit mobil untuk mengangkut. Jumlah personil ada 15 anggota, sisanya ke daerah banjir lainnya," jelasnya.

Warga yang dievakuasi dialihkan ke dua jalur, masuk ke dalam Jalan Damai menuju arah Jalan Gerilya dan yang lain menuju Jalan Otto Iskandardinata, keluar dari Jalan Damai.

"Kami coba bertahan sampai dirasa cukup, setelah itu akan kembali untuk bersiap melakukan bantuan di lokasi terdampak lainnya," tandasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya