Minggu, 6 Oktober 2024

Samarinda Terapkan PPKM Mikro, Andi Harun Tunda Sementara PTM

Koresponden:
Achmad Tirta Wahyuda
Senin, 5 Juli 2021 10:43

Walikota Samarinda, Andi Harun/IST

DIKSI.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda resmi berlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. 

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah percontohan Samarinda ditunda hingga 20 Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Samarinda usai rapat bersama Satgas Covid-19 menyikapi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Corona di Kota Tepian.

"Sudah saya minta Sekda untuk buat edarannya," ungkap Andi Harun kepada awak media, Senin (5/7/2021).

Pengawasan terhadap siswa juga akan diperketat selama pemberlakuan PPKM. Andi Harun menegaskan, jika orang tua siswa didapati membawa anaknya bepergian dijam belajar maka tim Satgas akan mengimbau untuk pulang, jika tidak diindahkan maka tim Satgas diinstruksikan mengambil langkah tegas dengan memulangkan secara paksa.

"Apabila ditemukan orangtua membawa anaknya ke Mall, Satgas Covid-19 akan mengimbau agar pulang kembali. Jika orangtua tetap mengotot, maka Satgas Covid-19 akan memulangkan secara paksa," tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin mengatakan pihaknya akan segera memberi pemberitahuan kepada pihak sekolah untuk diteruskan kepada para orangtua.

"Nanti kita masukan di grup aja , ini kan masih banyak waktunya kita berikan informasi nanti kebijakan pak wali itu, nanti termasuk baik yang 14 sekolah maupun yang 71 sekolah kami siapkan itu," ujarnya saat dihubungi Diksi.co, Senin (5/7/2021).

Asli menambahkan, pihaknya akan melihat perkembangan lonjakan kasus Covid-19 di Samarinda, jika masih menunjukkan grafik peningkatan kasus maka kemungkinan penundaan sementara PTM akan diperpanjang.

"Kalau sudah lewat tanggal 20 kita lapor lagi kaya apa. Kalau situasinya tetap parah saya rasa kita pun tidak mau gegabah, jadi keselamatan itu tetap jadi prioritas dan kita tetap sesuaikan dengan kondisi," ujarnya.

"Orangtua murid harus sabar , kita sudah semangat kemarin kan yang 71 sekolah itu bahkan pak wali pun sudah memberikan lampu kuning kan karena situasi berubah ya kita harus menyesuaikan aja," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Tag berita:
Berita terkait
breakingnews