Begal Kakak Beradik Melawan Saat Dibekuk, Polisi Beri Timah Panas ke Kaki Keduanya


person access_time 3 months ago remove_red_eyeDikunjungi 334 Kali
Begal Kakak Beradik Melawan Saat Dibekuk, Polisi Beri Timah Panas ke Kaki Keduanya

Dua begal yang diamankan pihak kepolisian/ Diksi.co

 Kepolisian Sektor Samarinda Seberang berhasil membekuk 2 kakak beradik pelaku begal untuk pencurian dengan kekerasan.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
14 Agustus 2019

DIKSI.CO.SAMARINDA - Kepolisian Sektor Samarinda Seberang berhasil membekuk 2 kakak beradik pelaku begal untuk pencurian dengan kekerasan.

Keduanya terpaksa ditembak  lantaran mencoba melawan petugas. Kedua pelaku diketahui terkenal sadis dengan melukai korban dengan pisau cutter. 

Kanit Reskrin, Polsek Samarinda Seberang Iptu Teguh Wibowo menjelaskan, penangkapan ini bermula dari laporan warga  di wilayah Samarinda Seberang yang resah akibat ulah pelaku pembegalan.

Polisi pun melakukan pengintaian di wilayah yang sering terjadinya pembegalan, tepatnya di Jalan Rifandin, tepat depan SMA Plus Loa Janan Ilir. 

“Dari beberapa laporan warga yang menjadi korban pembegalan, kami langsung melakukan pengintain di sekitaran SMA plus dan langsung menyergap pelaku” terangnya

Lantaran melawan saat dibekuk, polisi langsung menghadiahi kedua tersangka dengan timah panas di kakinya.

Diketahui, pelaku bernama Juandi sebagai joki motor dan Mahendra sebagai eksekutor melakukan aksinya dengan sangat sadis. Menggunakan pisau cutter, yang digunakan untuk memotong tas korban.

Selain itu, pelaku juga tak segan melukai korban. 

“Tersangka menggunkan cutter untuk memotong tas korban, bahkan tak segan melukai korban” ucap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Lanjutnya,dari penangkapan pelaku, petugas menyita barang bukti yang diamankan berupa 3 handphone hasil curian dan 1 motor hasil rampasan.

Dari pengakuan tersangka saat diinterogasi petugas, aksi pembegalan yang mereka lakukan sebanyak 20 kali dari bulan Juni 2019.

“Mereka mengaku sudah 20 kali melakukan aksi ini” tutupnya

 Salah satu tersangka merupakan residivis bernama Mahendra yang baru keluar bulan lalu. Dua tersangka ini, menjual hasil curiannya untuk berfoya-foya dan mabuk mabukan bersama teman temannya,

“Kami gunakan untuk berfoya foya dan mabuk bersama teman teman. Kami juga kalau melakukannya dalam kedaan mabuk karena kami gak berani kalau gak mabuk” ucapnya sambil tertunduk.

Warga pun sangat khawatir ketika kasus pembegalan ini viral di media sosial dan berharap pelaku yang lain segera di tangkap. atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 10 penjara. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Deretan Meme Banjir Samarinda, Dari Kam Hanyarkah hingga Pak Jaang Dimana

BACA JUGA: Aksi Sosial, Bubuhan Kopi Samarinda Seduhkan Kopi Untuk Korban Banjir

BACA JUGA: Cipayung Plus Kaltim Harap Jokowi-Prabowo Silaturahmi Satu Meja

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya