Akhir 2025, SKK Migas Catat Penemuan Migas Besar di Lepas Pantai Kaltim
DIKSI.CO – Upaya eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) nasional kembali mencatatkan hasil positif di penghujung tahun 2025.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengumumkan penemuan migas yang signifikan dari kegiatan pemboran eksplorasi di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur.
Penemuan ini berasal dari Sumur Eksplorasi Metulang Deep MDX-1 yang dibor oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
SKK Migas menilai temuan tersebut sebagai capaian penting yang memperkuat prospek sektor hulu migas nasional.
Uji Produksi Tunjukkan Potensi Minyak dan Gas yang Baik
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa pemboran Sumur Metulang Deep MDX-1 telah selesai dan langsung lakukan uji produksi pada Selasa, 30 Desember 2025.
Hasil pengujian awal menunjukkan potensi produksi yang sangat menjanjikan.
“Pemboran Sumur Metulang Deep MDX-1 telah selesai dan lakukan uji produksi hari ini. Hasilnya menunjukkan potensi yang sangat baik,” ujar Djoko dalam pesan daringnya.
Sumur eksplorasi ini menargetkan dua lapisan reservoar pada kedalaman 1.655–1.679 meter measured depth (mMD) serta interval tambahan pada kedalaman 1.682–1.683,5 mMD.
SKK Migas mencatat bahwa hidrokarbon ditemukan pada reservoar batuan pasir atau sandstone yang berada di struktur Sepinggan Carbonate Sequence.
Produksi Awal Capai Ribuan Barel Minyak per Hari
Berdasarkan hasil pengetesan awal dengan konfigurasi 1/2 open hole, sumur ini mampu memproduksi minyak sebesar 2.840 barel minyak per hari (BOPD).
Selain minyak, sumur tersebut juga menghasilkan gas sebesar 4 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
SKK Migas menyebutkan bahwa potensi produksi masih berpeluang meningkat.
Pengujian lanjutan dengan konfigurasi open choke 64/64 inci.
Mereka yakin dapat menghasilkan angka produksi yang lebih tinggi, baik untuk minyak maupun gas.
Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Djoko menilai penemuan ini sebagai kado akhir tahun yang sangat berarti bagi industri hulu migas Indonesia.
Selain menambah cadangan migas nasional, temuan ini juga meningkatkan optimisme terhadap keberlanjutan eksplorasi, khususnya di cekungan-cekungan yang telah lama berproduksi.
“SKK Migas harap penemuan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, serta memperkuat ketahanan energi nasional,” tegasnya.
Keberhasilan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong kemandirian energi nasional.
SKK Migas optimistis tambahan temuan migas tersebut akan menjadi fondasi penting dalam menjaga pasokan energi Indonesia di tengah dinamika dan tantangan global yang terus berkembang. (*)