Tinjau Simpang 4 Lembuswana, Walikota Andi Harun Sebut Proyek Drainase Akan Segera Rampung

DIKSI.CO, SAMARINDA – Walikota Andi Harun, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan lapangan di sekitar simpang 4 (empat) Lembuswana, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.

Salah satu yang ditinjau oleh Walikota Andi Harun, adalah proyek pengerjaan drainase di kawasan jalan Jendral S. Parman, Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu.

Andi Harun menilai, proges dari proyek drainase tersebut sangatlah bagus, dan sebentar lagi proyek itu akan segera selesai pengerjaannya.

"Seperti yang kalian lihat, progesnya berjalan dengan bagus, tinggal beberapa meter lagi akan menyambung daerah crossing," ujar Andi Harun saat wawancara.

Lebih lanjut ia mengatakan, perkerjaan dari proyek itu harus disesuaikan dengan arus lalulintas, sebab lalulintas di kawasan tersebut tidak bisa langsung ditutup sekaligus.

"Jadi kegiatan proyeknya harus tetap berjalan, dan arus lalulintasnya juga harus dibuka sebagian sehingga mempengaruhi perkerjaan, meski demikian perkerjaannya tetap on proges," ucap Andi Harun.

Selain melakukan peninjauan terhadap proyek drainase, Walikota Andi Harun, juga turut meninjau kawasan simpang Lembuswana.

"Selain meninjau drainase, kita juga meninju kawasan simpang Lembuswana, tujuannya agar nanti kita tahu sisi mana lagi yang harus dibenahi di simpang empat ini," imbuhnya.

Dirinya berencana, akan membenahi aliran air di sekitar Jalan M. Yamin, yang rencananya akan diperdalam dan diperlebar lagi hingga kantor pengadilan tinggi

"Kita akan pelebar dari simpang Lembus hingga ke pengadilan tinggi, selain itu kita juga akan diperdalam lagi," ujar Andi Harun. (redaksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button