Jelang Pergantian Tahun, DPRD Samarinda Kembali Sorot Masalah PPDB yang Belum Merata

DIKSI.CO, SAMARINDA – Jelang pergantian tahun 2022, permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi masih belum merata di seluruh wilayah Samarinda.

Oleh sebab itu, tak ayal polemik tersebut kembali mendapat sorotan para wakil rakyat. Khususnya Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti. Kata Puji, terkait masalah PPDB sistem zonasi itu masih banyak dikeluhkan masyarakat hingga saat ini.

“Terutama untuk tingkat SMP/MTS sederajat, karena jumlah sekolah masih terbatas di beberapa wilayah,” ujar puji belum lama ini.

Lanjut dipaparkannya, kalau keluhan yang dia dapatkan itu kebanyakan saat menggelar reses di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu. Beberapa orangtua siswa mengakui anaknya ada yang tidak lolos dalam seleksi zonasi, di beberapa sekolah.

Sedangkan di kawasan itu tidak ada sekolah khususnya negeri yang menjadi incaran masyarakat, lantaran biayanya lebih murah.

“Di Jalan Pemuda dan daerah Temindung juga, disana tidak memiliki SMP Negeri,” ungkap Politisi Partai Demokrat ini.

Sehingga ia pun berharap Disdikbud Samarinda perlu mengkaji lagi sistem zonasi untuk PPDB tahun 2023 mendatang.

Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluhkan bahwa anaknya tidak bisa atau sulit lolos di sekolah negeri.
“Harapannya setiap tahun selalu ada pembangunan sekolah, terutama di beberapa jalan yang tidak memiliki sekolah negeri,” tutup Puji. (Advetorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button