Kemenkop Ungkap Alasan Manajer Kopdes Merah Putih Ditempatkan di Luar Domisili

Gunakan suara perangkat Anda
1,213 dibaca
Bagikan:

Ringkasan Cepat

  • DIKSI.CO – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai bertugas pada awal Oktober 2026.
  • Namun, pemerintah masih menghadapi persoalan penempatan sejumlah manajer yang tidak sesuai dengan domisili mereka.
  • Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) Ahmad Zabadi menjelaskan bahwa pemerintah sejak awal tidak menggunakan domisili sebagai dasar utama dalam proses rekrutmen dan penempatan…

DIKSI.CO – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai bertugas pada awal Oktober 2026. Namun, pemerintah masih menghadapi persoalan penempatan sejumlah manajer yang tidak sesuai dengan domisili mereka.

Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) Ahmad Zabadi menjelaskan bahwa pemerintah sejak awal tidak menggunakan domisili sebagai dasar utama dalam proses rekrutmen dan penempatan manajer.

Menurut Ahmad, Kemenkop merekrut calon manajer dengan mempertimbangkan kebutuhan setiap titik Kopdes Merah Putih yang akan beroperasi.

“Memang pendekatan rekrutmennya kan bukan pendekatan wilayah,” ujar Ahmad dalam konferensi pers di Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Kemenkop Utamakan Penempatan Sesuai Wilayah

Ahmad menjelaskan, jumlah peserta yang lolos seleksi di suatu daerah tidak selalu sebanding dengan jumlah titik Kopdes Merah Putih yang membutuhkan manajer.

Kondisi tersebut membuat Kemenkop harus mendistribusikan sebagian calon manajer ke wilayah lain. Pemerintah mengambil langkah itu untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengelola di setiap titik koperasi.

Meski demikian, Ahmad menegaskan Kemenkop tetap mengutamakan calon manajer untuk bekerja di wilayah asalnya.

“Kita orientasikan pertama penempatan pada wilayah setempat. Tapi manakala kemudian pada titik itu jumlah titiknya tidak lebih banyak dibanding jumlah peserta yang lolos, maka dia akan ditempatkan pada titik-titik lain,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, pemerintah menyesuaikan jumlah manajer dengan kebutuhan masing-masing titik Kopdes Merah Putih, bukan semata-mata berdasarkan daerah asal peserta.

Sebanyak 85 Persen Manajer Sudah Menyatakan Kesediaan

Kemenkop saat ini terus menyelesaikan proses penempatan para manajer Kopdes Merah Putih. Ahmad menyebut 85 persen dari total 28.621 calon manajer telah menyatakan kesediaan untuk menerima lokasi penempatan.

Para calon manajer kini mengikuti tahap offering letter. Melalui dokumen tersebut, mereka juga menyatakan kesediaan terhadap lokasi yang telah pemerintah tentukan.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini ya, sudah lebih dari 85 persen dari seluruh calon manajer yang ditempatkan ini sudah mengisi kesediaannya pada penempatan yang sudah ditetapkan,” kata Ahmad.

Setelah proses offering letter selesai, Kemenkop akan mengarahkan para manajer ke titik koperasi masing-masing.

Manajer Kopdes Ditargetkan Mulai Bertugas Oktober

Kemenkop menargetkan para manajer Kopdes Merah Putih mulai aktif bekerja pada awal Oktober 2026.

Ahmad berharap seluruh proses penempatan segera rampung sehingga para manajer dapat menjalankan tugas di lokasi yang telah mereka sepakati melalui offering letter.

“Diharapkan nanti di awal Oktober mereka sudah secara aktif ditempatkan pada titik-titik lokasi yang sudah disepakati bersama karena sudah didasarkan pada offering letter yang mereka sudah isi,” ucapnya.

Ahmad mengatakan Kemenkop memulai proses pengisian offering letter dua hari sebelum konferensi pers tersebut. Pemerintah menetapkan Senin (28/9/2026) malam sebagai batas akhir pengisian dokumen.

Pemerintah Belum Tentukan Status yang Tidak Mengisi Offering Letter

Kemenkop juga masih mengkaji langkah terhadap calon manajer yang tidak mengisi atau tidak menandatangani offering letter.

Ahmad mengatakan pemerintah belum mengambil keputusan apakah calon manajer yang tidak menyelesaikan proses tersebut akan dianggap mengundurkan diri.

Pemerintah, kata dia, masih menunggu hasil akhir pengisian offering letter sebelum menentukan kebijakan berikutnya.

“Saya kira nanti akan ada penjelasan berikutnya setelah hasil nanti akhir dari proses offering letter ini sudah disampaikan. Nanti kemudian kita akan ambil beberapa langkah-langkah yang diperlukan,” kata Ahmad.

(Redaksi)

DIKSI.co

VNS

Tim Redaksi DIKSI.co

Menyajikan informasi terkini, akurat dan terpercaya untuk masyarakat.