Upayakan Pendanaan Pembangunan di Luar APBD, Pemkot Samarinda Bentuk Tim KPBU

DIKSI.CO, SAMARINDA – Kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat Pemerintah Kota Samarinda putar otak mencari sumber pendanaan pembangunan di luar APBD.

Skema alternatif yang tengah dipersiapkan Pemkot Samarinda saat ini skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin menyampaikan, saat ini telah dibentuk KPBU Samarinda. Tim ini akan mendorong beberapa rencana kegiatan proyek pembangunan infrastruktur di Samarinda yang dapat dibiayai KPBU.

Tim yang telah dibentuk akan mengikuti pelatihan atau magang di Sekretariat KPBU Pemerintah Pusat di Jakarta.

"Magang via zoom saja. Apa-apa saja yang kami ajukan kegiatan itu akan dipelajari bersama, mana kegiatan yang memungkinkan dibiayai dan mana yang tidak," ujar Sugeng, saat ditemui awak media, Kamis (12/8/2021) di Balai Kota.

Sugeng melanjutkan, beberapa kegiatan proyek pembangunan yang diharapkan dapat dibiayai oleh KPBU tak hanya monorail skytrain di Stadion Sempaja-Bandara APT Pranoto. Melainkan ada pelabuhan curah, peningkatan kapasitas rumah sakit Pemkot Samarinda, proyek city gas, penggantian lampu jalan se-Samarinda, dan beberapa kegiatan pembangunan lainnya yang kini masih dipelajari Pemkot Samarinda. 

"Nanti kami bikin proposal yang dibimbing KPBU pusat. Setelah itu diajukan lagi, baru kemudian dibahas," papar Sugeng.

Sementara itu, proyek infrastruktur yang diharapkan didanai KPBU tersebut, dijelaskan Sugeng, sebagiannya turut menggunakan APBD Samarinda. 

"Ada yang dibiayai oleh KPBU dan ada juga yang menggunakan APBD," ucapnya.

Mengenai pemilihan penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK), Sugeng menyebut akan diputuskan bersama. 

"Tapi saat ini belum sampai ke sana," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button