Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.

Selip Balikpapan, Kini Samarinda Jadi Daerah dengan Pasien Covid-19 Terbesar di Kaltim

DIKSI.CO, SAMARINDA – Sekian lama Balikpapan, menempati posisi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan terbanyak di Kaltim.

Balikpapan sebagai pintu masuk Bumi Mulawarman, memang dihantui penularan virus yang tinggi.

Namun kondisi tersebut berubah pada akhir Agustus lalu.

Seiring terus meningkatnya kasus penularan di lingkungan rumah tinggal, kasus Covid-19 di Kota Tepian juga meroket tajam.

Hingga akhirnya pada akhir Agustus kemarin, pasien Covid-19 Samarinda yang menjalani perawatan menjadi yang terbanyak di Kaltim.

“Semakin meningkatnya kasus penularan di lingkungan keluarga, membuat terus meningkatnya kasus terkonfirmasi di Kaltim, terutama Samarinda,” kata Muhammad Andi Ishak, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltim, beberapa waktu lalu.

Total pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Samarinda mencapai 803 pasien, sementara di posisi kedua ada Balikpapan dengan 753 pasien, dan selanjutnya Kukar, yang belakangan juga mengalami kenaikan kasus pesat dengan jumlah 662 pasien menjalani perawatan.

Sementara itu, untuk update kasus Covid-19 di Kaltim. Per Minggu (4/10/2020) terjadi penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 228 kasus, hingga total menjadi 9.446 pasien.

Kasus sembuh juga mengalami peningkatan sebanyak 230 kasus, menjadi total 6.342 pasien sembuh.

Dan kasus kematian akibat Covid-19 mencapai 367 kasus, dengan tambahan kasus hari ini sebanyak 3 kasus kematian. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button