Pasar Ramadan GOR Segiri Akan Dibuka, Dewan Imbau Warga Tetap Disiplin Prokes

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda resmi mengeluarkan izin kegiatan pasar Ramadan di GOR Segiri Samarinda. Dibuka pada 14 April mendatang.

Kegiatan ini diakui anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Denny Hakim Anwar telah diketahui lembaga legislatif.

“Sesuai aturan pak Walikota kan, yang dulunya bisa mencapai 300 tenan, sekarang dikurangi menjadi 150 tenan saja yang digunakan, dan jarak tenan ke tenan lainnya sudah diatur semua,” ungkap Denny Hakim Anwar saat dihubungi awak media melalui sambungan seluler, Jumat (9/4/2021).

Disinggung mengenai penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di lokasi Pasar Ramadan, Denny menjelaskan bahwa sesuai aturan akan ada satgas khusus atau posko khusus yang akan ditempatkan di pasar ramadan tersebut, dan untuk pembayaran bukan menggunakan tunai melainkan non tunai.

“Pelaksanaan itu akan diawasi dengan satgas khusus atau posko khusus dan itu akan memantau dan mengingatkan apabila ada pengunjung ataupun penjual yang tidak taat aturan prokes yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

“Nah dan juga yang saya lihat pak walikota menginginkan tidak ada pembayaran secara tunai melainkan non tunai, nah entah itu aplikasinya seperti apa kita belum lihat,” sambungnya.

Politisi dari fraksi Gerindra tersebut mengimbau, agar seluruh masyarakat dimana pun berada tetap menerapkan Prokes yang sudah diatur oleh pemerintah.

“Saya mengimbau agar masyarakat yang terlibat di dalam pasar ramadan tetaplah menjalan prokes, karena pandemi ini belum selesai, dan kita perlu meningkatkan kewaspadaan guna mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button