RSUD Beriman Balikpapan Angkut 200 Kg Limbah Covid-19 Per Hari


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 69 Kali
RSUD Beriman Balikpapan Angkut 200 Kg Limbah Covid-19 Per Hari

Limbah Covid-19 di RSUD Beriman Balikpapan saat disemprot disinfektan/ IST

Terjadinya pandemi yang terus meningkat mempengaruhi limbah yang dihasilkan rumah sakit yang menampung pasien Covid-19.

Ditulis Oleh: Ainun Amelia
18 Oktober 2021

DIKSI.CO, BALIKPAPAN - Terjadinya pandemi yang terus meningkat mempengaruhi limbah yang dihasilkan rumah sakit yang menampung pasien Covid-19. 

Seperti di RS RSUD Beriman Balikpapan, volume limbah yang dihasilkan mengalami peningkatan dibandingkan limbah sebelumnya. 

Staf Sanitasi RSUD Balikpapan Antin Irmawati, mengatakan karena bekas makanan dan minuman pasien juga termasuk limbah Covid, maka ini menambah volume sampah medis Covid-19.

"Kalau per hari, limbah Covid-19 yang normal itu kisaran 50-100 kg. Tapi saat terjadi peningkatan kasus, perharinya bisa 200 kg bahkan lebih," terangnya pada Jumat lalu (15/10/2021).

Dikatakan Antin, pada bulan Juni-Juli 2021 lalu, volume limbah Covid-19 di RSUD Beriman Balikpapan mencapai 4000 kg per bulannya. 

"Kenaikan pada bulan Juni-Juli itu cukup tinggi 4-5 ribu kg per bulan," ujarnya. 

Namun, RSUD Beriman Balikpapan tetap melaksanakan prosedur tetap dalam proses pengelolaan limbah medis termasuk limbah Covid-19.

Standard operating procedure (SOP) limbah medis Covid-19 harus dilakukan penyemprotan lebih dahulu, dan petugas harus mengenakan pakaian hazmat sebelum membersihkan limbah. 

"Yang membuat bertambah itu biasanya kalau non Covid-19 itu kasa pasien, suntik. Tapi kalau limbah Covid-19 bekas makanan pasien, botol itu masuk semua limbah Covid," katanya. 

Pada bulan Agustus-September, kasus Covid-19 mulai turun, volume limbah yang diangkat pun kembali menurun menjadi 100-200 kg setiap pengangkatan limbah. 

"Mulai normal kembali setiap pengangkutan 100 sampai 200 kg," katanya. 

Pengelolaan sampah medis ini, menggunakan jasa pihak ketiga. RSUD Balikpapan pun telah menggunakan alat pembakaran limbah medis sejak Agustus hingga September. (tim redaksi Diksi)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya