Kapal Wisata Terbakar di Sungai Mahakam, Polisi Lakukan Evaluasi Usai Evakuasi 68 Penumpang

DIKSI.CO – Insiden kebakaran menimpa kapal wisata KM Teman Bejalanan saat beroperasi di Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (17/1/2026).

Kapal tersebut terbakar ketika tengah membawa penumpang yang mengikuti wisata susur sungai, memicu kepanikan di atas kapal sebelum seluruh penumpang berhasil dengan selamat.

Peristiwa kebakaran terjadi saat kapal wisata itu hendak bersandar di Dermaga Pasar Pagi. Api tiba-tiba muncul dari bagian atas kapal dan dengan cepat membesar, sehingga memaksa penumpang menyelamatkan diri dengan bantuan awak kapal serta kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Api Muncul dari Bagian Atas Kapal

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api muncul dari bagian belakang lantai dua kapal. Api terlihat menyala dari area atas, dengan asap hitam pekat yang membumbung ke udara. Kondisi tersebut membuat para penumpang panik dan berupaya keluar dari kapal untuk menghindari bahaya.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kalimantan Timur, Endrow Sasmita, membenarkan terjadinya kebakaran kapal wisata tersebut. Ia menyampaikan keterangan berdasarkan temuan awal Tim SAR di lapangan.

“Info tersebut benar, kapal wisata terbakar di bagian atas. Dugaan awal di lapangan, kebakaran pemicunya konsleting listrik dari genset,” ujar Endrow saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Basarnas Tegaskan Dugaan Masih Awal

Endrow menegaskan bahwa dugaan penyebab kebakaran tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat jadi kesimpulan akhir. Ia menyebutkan, fokus utama petugas di lapangan adalah proses evakuasi penumpang agar tidak menimbulkan korban.

“Temuan tersebut merupakan hasil pengamatan awal Tim SAR saat proses penanganan dan evakuasi, dan bukan kesimpulan akhir penyebab kebakaran,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung di tengah situasi darurat. Api yang cepat membesar membuat petugas dan awak kapal harus bertindak sigap agar penumpang dapat segera pindah ke tempat aman.

Seluruh Penumpang Kapal Wisata Berhasil Dievakuasi

Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang kapal berhasil selamat. Evakuasi berjalan dengan bantuan kapal-kapal lain yang melintas di sekitar Sungai Mahakam sebelum kondisi kapal semakin memburuk.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal di sekitar kejadian. Dari hasil pendataan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka,” ujar Endrow.

Hingga saat ini, Basarnas masih menunggu proses lanjutan dari pihak berwenang terkait penanganan dan pendalaman penyebab kebakaran.

Polisi Kawasan Pelabuhan Amankan Lokasi

Sementara itu, Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran kapal wisata tersebut. Personel gabungan yang terdiri dari anggota penjagaan, piket Reskrim, dan Intelkam mendatangi lokasi kejadian pada pukul 18.33 Wita untuk melakukan pengamanan dan membantu evakuasi.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda Kompol Yusuf menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami dan Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di kawasan pelabuhan,” kata Yusuf.

68 Penumpang Kapal Wisata Terbakar Pindah ke Kapal Lain

Perwira Pengawas AKP Heru Utomo memimpin langsung proses pengamanan di lapangan dengan dampingan Kanit Intel. Berdasarkan keterangan kapten kapal, sumber api dugaannya berasal dari gangguan teknis pada bagian genset kapal sesaat sebelum bersandar.

“Merespons kondisi darurat tersebut, petugas segera memindahkan seluruh penumpang dari kapal yang bermasalah ke Kapal LCT DIO 2 guna meminimalisir risiko jatuhnya korban,” ujar Yusuf.

Sebanyak 68 orang penumpang, Polisi berhasil evakuasi dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

(Redaksi)

Back to top button