Jumat, 20 September 2024

Potensi Wisata, Jurnalis Ikut Kunjungi Desa Budaya Lekaq Kidau di Kukar

Koresponden:
diksi redaksi
Rabu, 11 November 2020 13:7

Desa Budaya Lekaq Kidau, Kecamatan Sebulu, Kukar/ IST

DIKSI.CO, TENGGARONG – Potensi Kutai Kartanegara tak melulu hanya di bidang pertambangan. 

Sektor lain juga masik terus diupayakan berkembang. Salah satunya adalah di bidang pariwisata

Salah satunya adalah kebudayaan yang dilestarikan oleh Suku Dayak Kenyah di Desa Budaya Lekaq Kidau, Kecamatan Sebulu, Kukar.

Oleh karena itu Dinas Komunikasi dan Informarsi (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak jurnalis mengunjungi Desa Budaya Lekaq Kidau dalam acara Gathering Jurnalis pada Sabtu, (7/11/2020). 

Kegiatan dikemas dengan wisata susur Sungai Mahakam dengan kapal Queen Arca.

Desa Budaya Lekaq Kidau didiami oleh mayoritas Suku Dayak Kenyah, Suku Tradisional Kalimantan yang hingga kini masih terus melestarikan adat dan kebudayaannya. 

Eksotisme budaya Suku Dayak Kenyah yang masih asli tentu menarik perhatian 20 jurnalis dari 18 media yang mendapat kesempatan mengikuti acara gathering ini

Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Pubilik (Kabid PKP) Diskominfo Kukar, Ahmad Rianto menyebut kegiatan ini bertujuan untuk mengajak jurnalis agar dapat menjelajahi dan menyampaikan potensi Desa Budaya Lekaq Kidau.

“Kehadiran kami disini mudahan-mudahan peran media dan jurnalis ini dapat menginformasikan terhadap potensi status desa budaya yang disandang Desa Lekaq Kidau dan menggali lebih dalam lagi kondisi terkini ini Desa Lekaq Kidau,” ujarnya.

Rombongan jurnalis disambut oleh upacara adat “Terima Sakai”. Upacara ini dipimpin langsung oleh sesepuh Suku Dayak Kenyah, Imang Laing di depan rumah adat atau lamin adat. Upacara ini dipercaya dapat menghindarkan para tamu dari penyakit yang menyertainya.

Usai pemberian berkat lewat upacara adat “Terima Sakai”, rombongan masuk ke rumah adat Suku Dayak Kenya di Desa Budaya Lekaq Kidau. Rumah ini disebut Lamin Amin Pemung Tawai, di dinding dan tiang bangunan ini dipenuhi dengan berbagai ukiran dan hiasan unik suku mereka.

Di dalam Lamin Amin Pemung Tawai, rombongan disuguhi dengan tarian adat Kancet Nyelama Sakai. Tarian ini diberikan untuk menyambut tamu yang datang dan dibawakan oleh para pemuda-pemudi Suku Dayak Kenyah yang terkenal memiliki paras yang tampan dan cantik.

Selain tarian adat Kancet Nyelama Sakai, para pemuda-pemudi Suku Dayak Kenyah juga menyuguhkan keindahan dan kekhasan tarian adat Kancet Pepatai dan tarian adat Kancet Kreasi Temenang Madang. (advertorial)

Tag berita:
Berita terkait
breakingnews