DIKSI.CO, SAMARINDA - Perhatian serius ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam memperbaiki citra pasar tradisional.
Kebersihan menjadi salah satu fokus Pemkot Samarinda saat ini. Sejak dilantik sebagai Wali Kota Samarinda Andi Harun telah beberapa kali mengunjungi Pasar Segiri.
Terbaru ia bersama jajaran pejabat teras didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda kembali meninjau kondisi drainase di dalam pasar.
Kepada awak media Andi Harun menyampaikan, tinjauan kali ini untuk memastikan drainase di lingkungan pasar berfungsi optimal.
“Jadi semua drainase jangan ada yang buntu. Semuanya harus berfungsi optimal hingga alirannya tembus ke sungai,” ujarnya, Senin (13/9/2021).
Andi Harun menambahkan, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan agar saluran air melalui drainase dapat mengalir dengan optimal.
"Karena masih ada kegiatan pematangan lahan. Sehingga beberapa drainase masih ditutup. Nanti akan dibuka, saluran penghubung di dalam pasar. Sehingga (air) bisa terbuang langsung ke Sungai Karang Mumus," imbuhnya.
Terpisah, diwawancara awak media, Bahtiar pedagang yang telah belasan tahun berjualan di pasar Segiri mengaku senang telah mendapat perhatian langsung dari pemerintah.
Pasal, sejak awal berdagang kebersihan pasar menjadi masalah yang tidak tersentuh. Limbah pasar kerap menghasilkan aroma tidak sedap. Salah satunya disebabkan terjadinya genangan air baik dari sisa air hujan maupun buangan air khususnya di area pasar ikan.
"Alhamdulillah sudah beberapa kali dibersihkan. Wali kota juga turun langsung, drainase sekarang juga sudah bagus," tuturnya.
Ia berharap, perhatian pemerintah saat ini dapat memperbaiki citra pasar tradisional agar masyarakat nyaman berbelanja kebutuhan sehari-hari di salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Tepian.
"Mudah-mudahan kalau sudah bersih masyarakat senang belanja ke sini," harapnya. (tim redaksi Diksi)