DIKSI.CO, SAMARINDA - Capaian realiasi pelaksanan vaksinasi booster kedua di Kaltim, bergerak lambat.
Mulai disalurkan pada Januari 2023 lalu, hingga 20 Maret 2023, capaian realisasi vaksin booster kedua atau vaksin dosis keempat di Bumi Mulawarman baru menyentuh angka 1,36 persen, atau baru diterima 33,5 ribu warga.
dr Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, mengungkap lambatnya progres vaksinasi booster kedua lantaran masyarakat yang sudah tidak perduli pada Covid-19.
Terlebih saat ini pemerintah sudah mencabut status PPKM.
"Banyak faktor kenapa realisasi vaksinasi booster kedua lambat. Faktor utamanya warga sudah tidak peduli dengan Covid-19, sekarang juga sudah sangat terkendali kasus corona di Kaltim," kata dr Jaya, Minggu (19/3/2023).
Saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kaltim hanya tersisa 8 oarang. Walaupun tetap masih ada penambahan kasus setiap harinya