Silpa Kaltim 2020 Disorot DPRD Kaltim, Isran Noor: Itu Kan Efisiensi

DIKSI.CO, SAMARINDA – Meningkatnya sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang terjadi tiap tahun disorot DPRD Kaltim.

Pasalnya Silpa tahun 2019 sebesar Rp 2,2 triliun, meningkat pada 2020 lalu, yakni terjadi Silpa sebesar Rp 2,7 triliun.

DPRD Kaltim memperkirakan Silpa Kaltim di 2021 ini juga berpotensi mengalami peningkatan.

Isran Noor, Gubernur Kaltim merespon santai sorotan ke sisa anggaran tersebut.

Ia menilai Silpa menjadi pendapatan bagi Kaltim.

“Sisa belanja itu, gak apa-apa jadi pendapatan kan,” kata Isran, Rabu (19/5/2021).

Isran menyangkal bila Silpa terjadi lantaran serapan yang buruk oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya sisa anggaran terjadi lantaran adanya efisiensi belanja saat dilakukan tender.

“Salah satunya kami melakukan tender itu kan efisiensi,” jelasnya.

Silpa 2020 sebesar Rp 2,7 triliun itupun dimasukan dalam Silpa positif, atau belanja efisiensi yang dilakukan pemerintah provinsi.

“Misalnya nilainya 10 ternyata ditender bisa 8, artinya 2 diefisiensikan,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button