Kata Ketua Pansus, Inspektorat Balikpapan Belum Pernah Audit Perumda Manuntung Sukses Sejak 2010

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Panitia Khusus Pengawasan (Pansus) Perumda Manuntung Sukses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan kecewa terhadap kinerja Inspektorat Balikpapan. 

Bukan tanpa alasan atas kekecewaan ini, pasalnya, Inspektorat Balikpapan diketahui belum pernah melakukan audit Perumda sejak tahun 2010 silam. 

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Pansus Perumda Manuntung Sukses, Aminuddin kepada awak media. 

"Inspektorat selama ini tidak melakukan audit, tidak melakukan pemeriksaan mulai dari tahun 2010 sampai tahun 2020 ini," kata Aminuddin. 

Karena menurutnya, dari keterangan Inspektorat pemeriksaan dilakukan sangat tergantung dengan perangkingan, dan mungkin menganggap bahwa persoalan ini tidak terlalu penting. 

"Yang dimaksud dengan rangking itu mungkin ya OPD itu aja, sedangkan untuk Inspektorat ini tidak masuk perangkat daerah," ujarnya. 

Lanjut Aminuddin, secara kinerja Perumda tidak memberikan kontribusi yang maksimal kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan. 

"Padahal kita tahu bahwa persoalan Perumda ini ternyata sama sekali tidak bisa memberikan keuntungan yang maksimal," katanya 

"Yang kami sesalkan sebagai inspektorat artinya harusnya melakukan semua pengawasan pembinaan apalagi menggunakan anggaran APBD kita," lanjutnya. 

Menurutnya mungkin ini disebabkan karena Inspektorat itu sebagai pembantu Wali Kota dan sangat tergantung pada Wali Kota saat itu. 

Aminuddin berharap agar pihaknya dapat segera mengetahui hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat Balikpapan, dan akan dibahas pada rapat pertemuan selanjutnya. 

"Sebenarnya harapan kami jadi ingin tahu sejauh mana audit yang dilakukan oleh Inspektorat," pungkasnya. (advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button