Cakupan Vaksin Dosis Kedua Lebih Rendah, Kepala Dinas Kesehatan Beri Penjelasan 

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Pelayanan vaksinasi di Kota Balikpapan terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan mulai dari vaksinasi dosis pertama, kedua, hingga vaksin booster. 

Diketahui hingga saat ini capaian vaksinasi di Balikpapan untuk dosis pertama mencapai 54 %, sementara untuk dosis kedua mencapai 24 %.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan faktor penyebab cakupan dosis kedua lebih rendah dari dosis pertama disebabkan karena rentang waktu yang cukup lama. 

Membutuhkan 28 hari setelah pelaksanaan vaksin dosis pertama untuk dapat menerima vaksin dosis kedua. 

"Jadi, setelah terima dosis pertama itu masyarakat harus menunggu 28 hari untuk terima dosis kedua. Ada rentang waktu yang cukup lama," kata Andi Sri Juliarty, Selasa (28/9/2021). 

Dio panggilan sapaannya, ini meminta kepada masyarakat agar dapat menghubungi penyelenggara vaksin jika merasa telah berada di jadwal penerimaan vaksin. 

"Kami imbau jika ada masyarakat yang dosis keduanya sudah lewat dari tanggal yang ditetapkan mohon pro aktif mendapatkan dosis keduanya kembali ke tempat penyelenggara dosis satu," katanya. 

Masyarakat juga diminta untuk menghubungi sentra pelayanan vaksinasi di BSCC Dome Balikpapan jika membutuhkan bantuan terkait vaksinasi. 

"Dan jika kehilangan jejak penyelenggaranya bisa menghubungi DKK saja atau ke BSCC Dome," ujarnya. (tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button