https://diksi.co/ads.txt

Soal Pilwali Samarinda 2020, Andi Harun Sebut Kota Tepian Butuh Figur yang Bisa Berlari Cepat


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 57 Kali
Soal Pilwali Samarinda 2020, Andi Harun Sebut Kota Tepian Butuh Figur yang Bisa Berlari Cepat

Andi Harun/ Diksi.co

5 tahun duduk sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim, Andi Harun berkeinginan untuk mendedikasikan perjuangannya untuk bisa mengabdi di kota Samarinda, yaitu menjadi calon Wali Kota Samarinda untuk periode 2021-2025.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
27 November 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA – Pertarungan politik dari berbagai figur, menuju Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Nama-nama yang telah mencuat ke permukaan seperti Andi Harun, Apri Gunawan, Zairin Zain, Sarwono, Saefuddin Zuhri, M. Barkati dan beberapa tokoh lainnya mulai bertebaran di spanduk-spanduk jalanan kota Samarinda.

Tentunya tidak hanya bermodalkan nama, para figur masyarakat ini saling menjual program dan visi misi yang bisa membuat sosok mereka menang dihati  masyarakat.

Andi Harun salah satunya. 

5 tahun duduk sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim, Andi Harun berkeinginan untuk mendedikasikan perjuangannya untuk bisa mengabdi di kota Samarinda, yaitu menjadi calon Wali Kota Samarinda untuk periode 2021-2025.

Menjadi seorang figur yang digemari tentunya menjadi magnet tersendiri bagi Andi Harun dalam mengembangkan karirnya di dunia politik. Selaras dengan niat dirinya mencalonkan diri sebagai kepala daerah, hal ini membuat sejumlah tokoh ingin maju berdampingan dengan Andi Harun di Pilwali Samarinda.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Hal itu ditanggapi positif oleh Andi Harun saat ditemui Diksi.co, Senin (25/11/2019) malam, usai acara Pembukaan Musyawarah Besar Majelis Dewan Adat Dayak di Hotel Bumi Senyiur Samarinda. Ia mengapresiasi perkembangan politik baru yang sedang berkembang di Samarinda.

“Memang kami selalu konsisten menawarkan program yang matang. Kami ingin mengajak semua masyarakat untuk memandang pilwali 2020 tidak hanya pada wawasan dan view Samarinda dalam jangka pendek, tapi kami ingin mengajak melihat Samarinda 25 sampai 30 tahun ke depan. Supaya mereka terinternalisasi bahwa masyarakat harus memilih pemimpin yang visinya jauh lebih panjang dan jauh lebih besar, sehingga masalah mendasar sekarang, kebutuhan jangka pendek sekaligus bisa masuk di jangka panjang, tidak setiap tahun melakukan review desain terhadap rencana pembangunan,” ujar Andi Harun.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, pemilihan kepala daerah kali ini sangat berkaitan dengan penempatan posisi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Ke depan, ia akan terus menjual program yang akan menjadi tawaran bagi warga untuk menunjang keterpilihannya dan tentunya akan bersaing secara sehat di Pilwali nanti.

“Artinya masyarakat Samarinda butuh figur Wali Kota yang bisa berlari cepat dan beradaptasi dalam melakukan akselerasi pembangunan beriringan dengan penunjukkan posisi itu (IKN), Saya bersyukur dan kami akan jual terus jualan program, menghindari politik saling menjatuhkan, tidak ingin menyinggung masa lalu, kami ingin mengajak semua orang melihat masa depan.” tuturnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya