Sarwono-Zuhri-Barkati, Siapa yang Dipilih Syaharie Jaang Jadi Wawali Samarinda?


person access_time 2 years ago remove_red_eyeDikunjungi 970 Kali
Sarwono-Zuhri-Barkati, Siapa yang Dipilih Syaharie Jaang Jadi Wawali Samarinda?

Walikota Samarinda, Syahrie Jaang

Proses pemilihan Wakil Walikota Samarinda hingga saat ini belum miliki titik terang. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
12 Maret 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Proses pemilihan Wakil Walikota Samarinda hingga saat ini belum miliki titik terang. 

Meskipun, DPRD Kota Samarinda telah membuat pansus yang keluarkan tata tertib mengenai pemilihan Wakil Walikota Samarinda. 

Update terbaru, saat ini DPRD Kota Samarinda masih menunggu adanya 2 nama calon yang akan diusung oleh Walikota Syaharie Jaang.

Untuk hal itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda meminta agar tiga parpol pengusung (Demokrat, PKS dan Nasdem) tidak lakukan tarik ulur dan bisa memberikan mandat sepenuhnya kepada Walikota. 

Hal lain yang dianggap perlu oleh Siswadi, Wakil Ketua DPRD Samarinda adalah perlunya seorang Wakil Walikota yang membantu tugas-tugas yang diemban Syaharie Jaang saat ini, 

"Pasalnya, banyak pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan oleh seorang Walikota dan itu haris bisa dikerjakan secara bersama dengan Wakil Walikota," ucap Siswadi, Selasa (12/3/2019). 

Meski demikian, dikabarkan hingga saat ini, tiga partai pengusung (Demokrat, PKS dan Nasdem) belum lakukan agenda pertemuan untuk menentukan dua nama yang akan diusulkan menjadi calon Wakil Walikota Samarinda. 

BACA JUGA: Selisih Kas BLU Unmul, Polisi Bakal Lakukan Audit dan Panggil Pihak Terkait

BACA JUGA: Pembatasan Pers hingga Todongan Senjata, Ini 5 Tokoh yang Terkait Surat Perintah 11 Maret

Partai Menunggu Ajakan Jaang 

Sementara itu, dua dari tiga partai pengusung pasangan Syaharie Jaang-Nusyirwan Ismail, pada Pilwali Samarinda, 2015 lalu, masih menunggu ajakan pertemuan dari Walikota Samarinda Syaharie Jaang.

Dua partai tersebut adalah NasDem dan PKS. DIketahui, Partai Demokrat dipimpin oleh Jaang pada level provinsi. Pertemuan ini sangat dinantikan untuk memutuskan dua nama calon pengganti Nusyirwan Ismail yang wafat setahun lalu.

Sarwono, calon wakil walikota yang ditetapkan PKS mengaku namanya sudah diserahkan kepada Jaang. Bahkan, kata Sarwono, surat keputusan (SK) PKS yang menetapkan namanya sebagai calon wawali sudah disampaikan ke berbagai pihak. 

"Sudah kita sampaikan ke Pak Jaang. Kami sampaikan juga ke DPRD Samarinda, Gubernur Kaltim, sampai Kemendagri," kata Sarwono. 

Sarwono

Kini, kata Sarwono, prosesnya tinggal mengerucutkan tiga nama yang ada, menjadi dua. Diketahui, tiga partai masing-masing sudah mengajukan nama. PKS mengajukan Sarwono, NasDem mengusulkan Saefuddin Zuhri, dan Demokrat mengusulkan Barkati. 

Meski demikian, Sarwono mengungkapkan, sejatinya ada perjanjian tertulis antara tiga partai pengusung, ini. Kesepakatan ini, kata Sarwono, tertuang saat tiga partai bersepakat mengusung pasangan Jaang-Nusyirwa di Pilwali lalu. 

"Walikota kan sudah Pak Jaang, itu Demokrat. Kemudian Wawali dari NasDem yakni Pak Nusyirwan. Nah, ketika ada penggantian, ya penggantinya dari PKS," kata Sarwono.

Saefuddin Zuhri

Namun, menurut Sarwono, siapa dua nama yang akan diusulkan ke DPRD Samarida untuk dipilih, masih bisa dikomunikasikan.

"Semua kan bisa dikomunikasikan lagi," katanya.

Sementara, Ketua DPD NasDem Samarinda, Joha Fajal masih menunggu undangan pertemuan dari Jaang.

"Harus ketemu dulu tiga partai ini. Makanya, DPRD menyurati Pak Jaang. Supaya cepat digelar pertemuan tiga partai ini," tegas Joha.

Joha menyebut, NasDem dan PKS sudah bulat mengusung nama calon wawali dari partainya masing-masing.

"Tinggal di Demokrat ini yang harus ambil keputusan. Karena, keputusan Demokrat ini pasti terkait Pak Jaang, sebagai Ketua DPD Demokrat Kaltim," ujar Joha.

Barkati

Sebelumnya, Walikota Samarinda Syaharie Jaang justru meminta tiga partai pengusungnya ini menyodorkan dua nama kepadanya. Bukan tiga nama. Bahkan Jaang meminta tiga nama yang dicalonkan sebagai wawali segera bersepakat mengerucutkan diri menjadi dua nama. 

"Kalau partai tak mau mengondisikan dua nama, bikin pernyataan, kami sepakat calon wawali kami serahkan ke Walikota," ucapnya. (tim redaksi Diksi) 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya