Pengerukan Sedimen Dilaksanakan, Rahmad: Minggu Depan Launching Multi Years DAS Ampal

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Terkait penanganan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, Pemkot Balikpapan akan melaksanakan pengerukan sedimen di sejumlah saluran drainase yang menyebabkan dangkal.

Sebelumnya, (Pemkot) Balikpapan telah menggelar forum diskusi bersama OPD terkait di rumah jabatannya, pada Rabu (31/8/2022) guna mendiskusikan tahap eksekusi titik-titik penyebab banjir di Kota Balikpapan. 

Kemudian, minggu depan akan dilakukan launching Multi Years Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal, dengan mengerjakan tiga titik penyebab utama banjir dengan nilai anggaran sekisar Rp 140 Milar.

"Doakan saja semuanya lancar. Dan kami harap DAS Sungai Ampal bisa antisipasi banjir, minimal mengurangi lah," ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Jumat (2/9/2022).

Kendati begitu, orang nomor satu di Balikpapan ini berharap pengerjaan itu mendapat dukungan dari semua pihak, agar pelaksanaan pekerjaan lancar tidak menimbulkan hambatan.

"Proyek ini juga akan melalui daerah-daerah warga, jangan sampai ditengah jalan nanti ada yang terganggu karena tanahnya lah atau batanya lah. Nah ini yang kami imbau ke masyarakat, kalaupun juga ada yang sedikit kena atau imbas bongkaran proyek, kita saling mendukung saja lah, karna niat kami ini murni untuk menghentikan banjir," ungkapnya.

Disamping itu, Rahmad juga tegaskan ke OPD terkait perizinan kepada pengembang-pengembang yang tidak mengikuti aturan. Karena mendirikan perumahan sejatinya harus memiliki bozem yang layak.

"Perizinan agar betul-betul teliti, kalau perlu izin yang dikeluarkan dicek ke lapangan. Bozem dan drainasenya betul ada dan tidak diubah lagi, apalagi dipersempit," tegasnya.

Rahmad meminta dinas terkait tanpa tebang pilih dan mendata semua perumahan yang ada. Pengembang baru maupun lama mesti komitmen dengan aturan yang berlaku.

"Kalau tidak komitmen dan gak mau diatur maka surati, hingga sanksi administrasi. Kita tegasin karena ini semua demi kepentingan banyak orang, karena yang banjir bukan mereka saja, tapi semua kena imbasnya," ujarnya.

Selain itu, Rahmad juga menyoroti perumahan di lereng agar diidentifikasi saluran pembuangan rumah tangganya, karena jika tidak sampai ke drainase akan menyebabkan pengikisan tanah dan berpotensi longsor.

"Maka itu, kami libatkan juga Camat dan Lurah untuk menyampaikan ke Ketua RT, agar segera melaporkan jika ditemukan drainase yang seperti itu untuk segera diantisipasi," pungkasnya. (Tim redaksi Diksi)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button