Pansus III DPRD Samarinda Telah Selesaikan Raperda Limbah B3

DIKSI.CO, SAMARINDA – Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) telah rampung dikerjakan.

Ketua Pansus III DPRD Samarinda, Samri Shaputra mengungkapkan, hasil penyusunan Raperda Limbah B3 telah diserahkan ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bamperda).

Dia menyebutkan bahwa, berbagai tahapan sudah dilalui untuk dilakukan pembahasan hingga pematangan untuk memproduksi Raperda B3 tersebut.

“Tugas pembahasan di internal kami sudah selesai. Kami sudah menyerahkan sepenuhnya ke Bapemperda untuk dibahas lebih lanjut sesuai aturan di sana,” ungkap Samri sapaanya, Jumat (4/3/2022).

Sebelumnya, Pansus B3 sempat diperpanjang sejak dibentuk 2021 lalu. Kemudian pada Oktober 2021 pula masa kerja Pansus diperpanjang.

Memasuki bulan ketiga tahun 2022 pihaknya sudah menyelesaikan tugas kerja Pansus dan saat ini sudah di tangan Bapemperda DPRD Samarinda.

“Nanti Bapemperda kembali mengecek kelayakan dari Raperda B3 itu, apakah dapat diparipurnakan dan dijadikan Perda itu sudah ranahnya Bapemperda,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda itu menambahkan, jika belum layak nanti dikembalikan kepada pihak Pansus B3 lagi, lalu dilakukan perbaikan, sisi mana yang perlu direvisi. Sebab pembentukan Raperda tidak serta merta diparipurnakan, harus diharmonisasikan peraturan di atasnya.

“Mereka (Bapemperda) juga melanjutkan uji publik dan akademisi untuk menguji kelayakan Raperda itu,” sebutnya.

Sampai saat ini, kata Samri, belum ada informasi lanjutan dari Bapemperda DPRD Samarinda sejak draf Raperda diserahkan.

“Mungkin masih pembahasan di internal Bapemperda, dan masih menunggu antre karena mungkin juga Raperda masuk juga tidak sedikit,” pungkasnya. (Advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button