Video Penculikan Kotak Suara di Kota Minyak Viral, Ketua KPU Balikpapan Sebut Kesalahpahaman


person access_time 3 months ago remove_red_eyeDikunjungi 104 Kali
Video Penculikan Kotak Suara di Kota Minyak Viral, Ketua KPU Balikpapan Sebut Kesalahpahaman

Ilustrasi Kotak Suara

Adegan tampak terjadi di beberapa tempat, seperti di salah satu area masuk hingga ke area parkir.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
21 April 2019

DIKSI.CO, BALIKPAPAN – Sebuah video viral di media social Facebook serta You Tube.

Video viral tersebut mengambl angle penculikan kotak suara yang dibawa hingga ke hotel.

Dalam video di You Tube yang beredar seperti dilansir dari @WartaNKRI terlihat beberapa adegan debat yang dilakukan beberapa orang.

Adegan tampak terjadi di beberapa tempat, seperti di salah satu area masuk hingga ke area parkir.

Beberapa aparat kepolisian juga terlihat dalam adegan di video tersebut.

Berikut videonya:

Lantas bagaimana respon KPU Balikpapan?

Sebelumnya, sebuah video diunggah akun Alexa Zara V di Twiter, Jumat (19/4/2019) pukul 12.07 menyedot perhatian warganet.

Kehebohan terjadi karena adanya caption dalam video berdurasi 2 menit 6 detik tersebut.

Caption bertuliskan "Balikpapan, Kotak suara coba diculik ke Hotel Mega Lestari ....dikepung warga, KECURANGAN di-mana2" tulis akun dengan foto profil wanita tersenyum berambut panjang.

Walhasil video tersebut sudah di-retweet 2,1 ribu, serta disukai 2,6 ribu warganet.

Dalam video tersebut terdengar suara wanita yang disinyalir sebagai orang yang merekam kejadian tersebut. Tampak beberapa orang berkumpul di akses masuk Hotel Mega Lestari, Balikpapan Kota.

Mereka tampak menghadang mobil yang diketahui mengangkut kotak suara Pemilu 2019.

"Ada yang gak bersegel banyak. Sudah kita videoin semua. Termasuk kiri kanan samping tak ada (segel kotak suara), jadi bisa tangan masuk dari samping," kata salah seorang pria mengenakan baju putih dalam video tersebut, saat ditanya perekam.

Di video tersebut diketahui ada calon legislatif Partai Gerindra Balikpapan. Nama caleg tersebut juga disebut-sebut perekam.

Orang-orang yang suaranya terdengar di video tersebut, mempertanyakan kotak suara yang tak tersegel hingga tak adanya pengawalan dari aparat pengeak hukum.

Tudingan kecurangan juga bisa didengar.

BACA JUGA: Video Amien Rais Klaim Kemenangan Prabowo-Sandi di Jawa Timur, Sebut Bukan Hasil Quick Count

BACA JUGA: Amankan Rekapitulasi Suara, Kapolres Samarinda Turunkan 30 Personel per Kecamatan

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha membenarkan adanya insiden tersebut. Namun ia cukup menyayangkan keterangan video yang ditulis, dimana menyebut kotak suara diculik ke hotel.

"Itu salah paham saja. Jadi di dalam PKPU, rapat rekapitulasi di Kecamatan dilaksanakan di wilayah Kecamatan. Nah, mereka pemahamannya kenapa gak di kantor camat? Kenapa di hotel lestari?" jelas Thoha.

Lebih Lanjut Thoha menyebut, dalam aturan penyelenggaraan Pemilu soal tempat rekapitulasi maupun penempatan kotak suara tak diatur wajib di kantor Kecamatan.

Tempat mana pun bisa digunakan, sesuai dengan kebutuhan PPK. Asal masih berada di wilayah Kecamatan, hal itu tak jadi masalah.

"Persoalan tempat itu persoalan representatif. Sudah klir itu kesalahpahaman," katanya.

Ditanya soal segel yang rusak? Thoha menjawab, memang ada beberapa kotak suara yang segelnya rusak. Namun itu bukan dari kesengajaan.

 "Oh, itu rusak karena kegesek kotak saja," ucapnya. (tim redaksi Diksi)

Ikuti Facebook Diksi.co: 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya