Usung Pemilu Jujur dan Damai, PMKRI Ajak Kalangan Millenial Sukseskan 17 April


person access_time 3 years ago remove_red_eyeDikunjungi 758 Kali
Usung Pemilu Jujur dan Damai, PMKRI Ajak Kalangan Millenial Sukseskan 17 April

Seminar Nasional dan deklarasi gerakan #Kita_Indonesia.

 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Samarinda menggelar Seminar Nasional dan deklarasi gerakan #Kita_Indonesia, Kamis (11/4/2019) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
11 April 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Samarinda menggelar Seminar Nasional dan deklarasi gerakan #Kita_Indonesia, Kamis (11/4/2019) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

 Seminar dengan tema “Peran Kaum Milenial dalam Mensukseskan Pemilihan Umum yang Jujur dan Damai” diusung oleh PP PMKRI bekerjasama dengan cabang PMKRI Samarinda.

 Dalam seminar ini, Komisioner KPU Kaltim Suardi mengapresiasi kepedulian PMKRI terhadap Pemilu Serentak 2019.

“Kami (KPU Kaltim) sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Pusat PMKRI bersama PMKRI Cabang Samarinda. Melihat tema yang diangkat sudah tentu bahwa PMKRI peduli terhadap kemajuan bangsa khusunya kaum milenial untuk terlibat aktif dalam Pemilu 17 April 2019,” ujar Suardi kepada Diksi.co.

BACA JUGA: Ketua Bawaslu Kaltim: Pemilu Damai Melahirkan Pemimpin dan Wakil Rakyat Berkompeten

Suardi menanbahkan, kaum milenial tidak boleh golput pada Pemilu. Salah satu yang menyebabkan golput adalah tidak tersebarnya formulir C6 pemilih.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi teman-teman kaum milenial untuk menggunakan hak politiknya pada Pemilu kali ini karena suara milenial yang menentukan kemajuan arah bangsa ini,” lanjut mantan komisioner KPU Bontang ini.

Sementara Fibrisio Marbun, perwakilan Pengurus Pusat (PP) PMKRI mengatakan kaum milenial mempunyai peran yang sangat penting dalam pemilihan kali ini. 

“Milenial harus ambil bagian, tidak hanya dalam memilih tetapi mengawal setiap proses yang ada. Sebagai native digital yang aktif di media sosial, milenial juga mempunyai potensi untuk memerangi hoaks, isu sara yang akhir-akhir ini marak terjadi di dunia maya,” ungkap Fabrisio Marbun.

Seminar Nasional dan deklarasi gerakan #Kita_Indonesia.

Senada dengan Fibrisio, Ketua Presidium PMKRI Cabang Samarinda, Agustinus Yantul mengatakan, kaum milenial harus mampu menggunakan hak pilihnya.

“Memilih itu bukan sekedar menggunakan hak pilih, tetapi bagaimana tentang sumbangsi kaum milenial dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia kedepan,” tutup Agustinus Yantul. (tim redaksi Diksi) 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0