Usulkan Seribu Formasi PNS ke Kemenpan-RB, Pemprov Kaltim Akan Perbanyak Tenaga Pendidik dan Kesehatan


person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 52 Kali
Usulkan Seribu Formasi PNS ke Kemenpan-RB, Pemprov Kaltim Akan Perbanyak Tenaga Pendidik dan Kesehatan

Pengambilan sumpah/janji PNS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim beberapa waktu lalu/ Diksi.co

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Ardiningsih, mengatakan akan mengisi sejumlah formasi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di lingkungan Pemprov Kaltim. Pemprov Kaltim akan membuka perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhir Oktober 2019 ini.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
19 Oktober 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Ardiningsih, mengatakan akan mengisi sejumlah formasi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di lingkungan Pemprov Kaltim. Pemprov Kaltim akan membuka perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhir Oktober 2019 ini.

Namun, karena belum adanya balasan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuat pengajuan formasi lowongan yang dibuka belum bisa diketahui jumlahnya.

"Kami sudah ajukan usulan, berapa yang disetujui belum ada balasan. Ya, kita tunggu," kata Ardiningsih.

Informasi yang didapat dari Ardiningsih untuk jumlah yang diajukan oleh BKD Kaltim sebanyak seribu formasi dengan pengajuan tenaga dibidang pendidikan dan kesehatan adalah yang paling banyak diusulkan.

Ia juga menyatakan akan mengusulkan jumlah berlipat dari total kebutuhan yang akan menempati formasi tersebut.

"Misal 200 guru yang pensiun, berarti kita perlu 200 guru. Jadi kami mengusulkan dua kali lipatnya," pungkasnya.

Kepala BKD Kaltim, Ardiningsih/ BKD Kaltim

Sementara itu, Plt Sekprov Kaltim, Muhammad Sabani, menyebutkan hingga saat ini belum menerima jatah formasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Kita tunggu saja, karena belum ada informasi yang pasti dari Menpan," sebutnya.

Kekurangannya tenaga pengajar di Kaltim, khususnya yang berada di daerah juga dibenarkan oleh Sabani.

"Kalau guru ini kebutuhannya untuk kabupaten-kabupaten yang jauh, seperti Mahulu, Kubar, Kutim, Berau, dan Paser. Sebenarnya di kota juga kurang karena ada penumpukan mata pelajaran tertentu. Karena tidak seimbang antara jumlah murid dan guru untuk itu ada perekrutan guru honor," tambahnya.

Di luar tenaga pengajar, PNS pemprov hanya ada di kantor UPTD dinas-dinas, seperti UPTD Dinas Kehutanan, dan UPTD Samsat di bawah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim. Sedangkan sisanya terpusat di Samarinda, sebagai pusat perkantoran Pemprov Kaltim.  (advertorial) 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya