https://diksi.co/ads.txt

Ulas Masalah Perikanan dan Kelautan, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Bakal Rancang Perda Zonasi


person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 34 Kali
Ulas Masalah Perikanan dan Kelautan, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Bakal Rancang Perda Zonasi

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang/ Diksi.co

Veri menyebutkan, pertimbangan membuat perda zonasi perikanan bertujuan untuk memberi payung hukum kepada OPD dalam mengatur pengawasan dan pengelolaan sektor perikanan.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
14 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Sektor perikanan dan kelautan di Kaltim tidak luput dari permasalahan, yang menjadi utama adalah tidak adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pengawasan dan pengelolaan.

Oleh sebab itu, sebagai pendahuluan DPRD Provinsi Kaltim bersama Pemprov Kaltim akan merancang Perda tentang zonasi.

"Terkait masalah perikanan, tenyata ada perda yang harus segera kita buat, yaitu perda tentang zonasi," ujar Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltim. Pada Selasa (14/1/2020), di Gedung E DPRD Provinsi Kaltim, jalan Teuku Umar, Samarinda.

Veri menyebutkan, pertimbangan membuat perda zonasi perikanan bertujuan untuk memberi payung hukum kepada OPD dalam mengatur pengawasan dan pengelolaan sektor perikanan.

"Dengan adanya zonasi, OPD akan mempunyai kewenangan untuk mengatur dan mengawasi pengelolaannya. Jika mereka ingin mengawasi tempat budidaya, seperti contohnya tambak udang. Mereka tidak bisa melakukan hal tersebut, karena tidak adanya peraturan atau payung hukum,” ulasnya.

Agar budidaya perikanan bisa berkembang dan tidak terjadinya kelangkaan, perda zonasi harus segera dibuat oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Riza Indra Riadi, mengatakan, bahwa hal terpenting dalam pembudidayaan ikan adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga ikannya.

“Masyarakat harus memperhatikan lingkungannya, seperti air dan ekosistemnya,” ungkapnya. Kemarin, Senin (13/1/2020), saat menghadiri RDP bersama Komisi II DPRD Kaltim.

Sebagai masyarakat yang peduli terhadap alam, kita semua dituntut menjaga bibit-bibit yang baru lahir, agar tidak punah.

“Kita harus menyadarkan masyarakat, bahwa pakan ikan itu bagus. Maka, jangan sampai yang kecil juga tertangkap, musnah semua kalau anaknya juga kena. Lalu, juga harus menjaga tempat kawinnya, seperti delta mahakam maupun tempat pesisir lainnya,” tegasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya