Tingkatkan Infrastruktur Penunjang IKN, Bandara SAMS Sepinggan dan APT Pranoto Dikembangkan Tahun 2020


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 67 Kali
Tingkatkan Infrastruktur Penunjang IKN, Bandara SAMS Sepinggan dan APT Pranoto Dikembangkan Tahun 2020

Suasana pintu masuk ruang tunggu keberangkatan, Terminal Bandara APT Pranoto/ Diksi.co

Isran Noor, Gubernur Kaltim menerangkan, di tahun 2020 ini ada beberapa proyek pengembangan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Bandara APT Pranoto.

Ditulis Oleh: Er Riyadi
13 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Kalimantan Timur terus berbenah jelang proses pembangunan kawasan ibu kota negara (IKN) di Sepaku, PPU dan Samboja, Kukar.

Infrastruktur pendukung mulai dikembangkan. Beberapa di antaranya adalah pengembangan bandar udara di Balikpapan dan Samarinda.

Isran Noor, Gubernur Kaltim menerangkan, di tahun 2020 ini ada beberapa proyek pengembangan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Bandara APT Pranoto.

Untuk Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Kementerian Perhubungan RI akan melakukan perluasan bandara. Runway akan ditambah menjadi 3500 meter, sedangkan terminal bandara akan ditambah 100 persen dari luas yang ada.

Sementara itu, pengembangan Bandara APT Pranoto Samarinda meliputi penambahan taxiway, perluasan apron, penambahan panjang runway, dan perluasan terminal.

"Penambahan panjang runway APT Pranoto menjadi 2700 - 3000 meter. Luas dua kali lipat luas terminal dan menambah taxiway," kata Isran Noor, dikonfirmasi Senin (13/1/2020).

Berdasarkan Notice o f Airport Capacity (NAC) atau informasi tentang kapasitas pada apron, taxiway, runway dan kapasitas bandara keseluruhannya. Apron di Bandara APT Pranoto diketahui masih sangat kecil, melihat ramainya penerbangan di bandara Samarinda ini.

Rencananya luas apron, akan ditambah dua kali lipat, dari saat ini 123x300 meter akan menjadi 123x600 meter.

"Saat ini apron kita hanya dapat menampung lima buah pesawat terbang jenis air bus dan boing. Ketika nantinya ditambah, maka kapasitas apron untuk menampung pesawat akan lebih banyak lagi,” tutur Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Chayadi.

Nantinya, anggaran pengembangan bandara Samarinda ini akan dibebankan ke APBN 2020, senilai Rp 350 miliar. Sementara untuk APBD Kaltim akan digunakan untuk proses persiapan proyek serta pembebasan lahan yang terkena dampak kegiatan ini.

"APBD Kaltim nanti di proses persiapan dan pembebasan lahan yang terkena proyek perluasan," pungkas Isran Noor. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya