Terus Progres, Dinas PUPR Kaltim Terget 2023 Kemantapan Jalan Provinsi Capai 82 Persen


person access_time 2 days ago remove_red_eyeDikunjungi 34 Kali
Terus Progres, Dinas PUPR Kaltim Terget 2023 Kemantapan Jalan Provinsi Capai 82 Persen

Proses peningkatan jalan akses Talisayan menuju Tanjung Redeb, terus dikerjakan Dinas PUPR Kaltim

Pada saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, melakukan pemantapan jalan di Kaltim mencapai 75,2 persen ayau sekitar 725 kilometer jalan.

Ditulis Oleh: Er Riyadi
24 November 2022

DIKSI.CO, SAMARINDA - Pada saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, melakukan pemantapan jalan di Kaltim mencapai 75,2 persen atau sekitar 725 kilometer jalan.

Diketahui ruas jalan berstatus jalan provinsi ditetapkan sepanjang 895 kilometer.

Hingga akhir tahun 2022 ini, Dinas PUPR Kaltim menarget kemantapan jalan di Bumi Mulawarman bisa mencapai 78 persen.

Hal itu seperti yang disampaikan Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas PUPR Kaltim.

"Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk membuka aksesibilitas dan konektivitas wilayah," kata Aji Firnanda, belum lama ini.

Sementara itu, menuju akhir masa jabatan Isran Noor, Gubernur Kaltim, dan Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim, di September 2023.

PUPR Kaltim memasang target kemantapan jalan di akhir 2023 bisa menembus 82 persen.

"Meski penuh hambatan, namun sesuai target setidaknya aksesibilitas bisa dalam kondisi mantap pada 2023 mendatang,” paparnya.

Pada 2022 ini, Dinas PUPR Kaltim mengerjakan beberapa ruas jalan, di antaranya; Samarinda-Sebulu, Samarinda-Anggana, Simpang Sambera (Muara Badak), Samarinda Seberang- Sangasanga, Samarinda-Samboja hingga ke Balikpapan.

Lanjut Balikpapan ke Karingau sekitar 10,5 kilometer. Termasuk Simpang Kaliorang hingga Talisayan, berlanjut dari Talisayan sampai ke Tanjung Redeb.

“Tahun 2022 ini APBD dianggarkan sekitar Rp 546 miliar di murni dan di perubahan Bina Marga mendapat anggaran Rp 782 miliar, yang sudah terserap sekitar 30 persen," tegasnya.

"Karena biasanya memang diakhir karena proyek ini kan banyak lelang dan pembayaran DP saja dulu. Tapi Insya Allah akhir tahun itu terserap semua untuk jalan-jalan provinsi,” pungkasnya. (tim redaksi Diksi)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0