Terdesak Hutan Produksi & Tambang, Badak Kalimantan Diduga Sisa 15 Individu


person access_time 3 weeks ago remove_red_eyeDikunjungi 54 Kali
Terdesak Hutan Produksi & Tambang, Badak Kalimantan Diduga Sisa 15 Individu

Ilustrasi Badak Kalimantan/ IST

Keberadaan badak di Kalimantan Timur, mestinya menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Bumi Etam. Namun kondisi badak kalimantan saat ini terdesak oleh hutan produksi dan pertambangan.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
14 November 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Keberadaan badak di Kalimantan Timur, mestinya menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Bumi Etam.

Namun kondisi badak kalimantan saat ini terdesak oleh hutan produksi dan pertambangan.

Populasi badak kalimantan berada di titik kritis dan menghadapi resiko kepunahan yang tinggi.

Diperkirakan populasi badak kalimantan hingga kini tersisa 15 individu yang potensial bereproduksi. Namun karena perkembangbiakan yang rendah membuat badak kalimantan terancam punah 10 tahun ke depan.

"Badak diperkirakan akan punah dalam kurang dari 10 tahun, jika tidak ada aksi darurat yang revolusioner terhadap penyelamatan populasi badak di Kalimantan Timur," kata Shahar Al Haqq, Kepala Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Kaltim.

Langkah-langkah strategis nantinya akan diambil oleh Pemprov Kaltim untuk mencegah punahnya badak kalimantan.

Beberapa agenda telah disusun melalui kegiatan Rencana Aksi Darurat Penyelamatan Populasi Badak Kalimantan, oleh Dishut Kaltim di Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (14/11/2019).

"Agenda ini untuk menguatkan komitmen para pihak terhadap kegiatan penyelamatan badak di Kalimantan Timur. Sebab, badak yang ditemukan di Kaltim pada situasi yang tidak aman. Karena tanda-tanda keberadaan badak di areal hutan produksi dan sebagian pada areal  penggunaan lain," lanjut Shahar.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Sementara itu, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim menyampaikan, Pemprov Kaltim akan berusaha membuat suasana lingkungan yang kondusif untuk kelestarian badak kalimantan. Untuk itu, sudah ada tempat yang disediakan untuk habitat badak kalimantan di Kutai Barat seluas 500 hektare.

"Sudah ada lahan 500 hektare untuk habitat badak kalimantan milik perusahaan PT KEM, lahan tambang yang sudah di reklamasi. Sudah diserahkan ke para ahli untuk menilai tempat itu layak atau tidak untuk habitat badak kalimantan," ungkap Hadi Mulyadi. 

Selain penyiapan lahan untuk habitat badak kalimantan, pemprov juga berencana melakukan program inseminasi atau program teknologi untuk mendapatkan kehamilan badak betina dengan cara menyemprotkan sperma badak jantan. 

"Kalau inseminasi perlu waktu, kami nanti mencari jantannya di mana dan dilakukan dengan tenaga ahli supaya tidak menimbulkan masalah," pungkas Hadi. (tim redaksi Diksi)

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya