Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Money Politic Jadi Sorotan Bawaslu Samarinda


person access_time 4 days ago remove_red_eyeDikunjungi 20 Kali
Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Money Politic Jadi Sorotan Bawaslu Samarinda

Pembukaan acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu yang diselenggarakan Bawaslu Samarinda di Cafe Yen Delight Samarinda Jalan Juanda Samarinda, Rabu (9/10/2019)

Money politic akan jadi sorotan bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda jelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
09 Oktober 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Money politic akan jadi sorotan bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda jelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Hal tersebut mencuat dalam agenda sosialisasi pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Samarinda di Cafe Yen Delight Jalan Juanda Samarinda, Rabu (9/10/2019).

Menurut Ketua Bawaslu Samarinda, Abdul Muin, sorotan mengenai praktik money politic tersebut disampaikan oleh akademisi yang turut hadir sebagai narasumber dalam agenda yang dihelat Bawaslu tersebut.

"Salah satu narasumber yang dari akademisi itu menyoroti soal money politic, dimana menurutnya saat ini ada kesulitan mengenai pemgungkapan dugaan adanya money politic karena terbentur dengan kebutuhan saksi,"jelasnya.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Abdul Muin mengaku sepaham dengan apa yang menjadi kegelisan dimasyarakat mengenai persoalan money politic tersebut. Sebab memang dalam pengungkapan kasus pemilu khususnya mengenai praktik money politic ada kendala yang dihadapi oleh Bawaslu.

"Memang dimasyarakat mungkin ada keraguan dan ketakutan terkait jaminan keamanan dalam memberikan kesaksiannya. Ini memang patut menjadi sorotan kita bersama dan UU juga harus mendukung secara sistem,"tambahnya.

Namun Abdul Muin memastikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan optimalisasi dalam melakukan pengawasan khususnya jelang penyelenggaraan pilkada 2020 mendatang.

"Kami juga selalu menghimbau kepada masyarakat bahwa jangan ada keraguan untuk melaporkan setiap ada dugaan pelanggaran yang terjadi,"pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

BACA JUGA: Raja Naga Kena Tegur Mendagri

BACA JUGA: Hoaks Piala Dunia dan Pemindahan Ibu Kota

BACA JUGA: KPK Bidik Aset Rita di Kukar dan Samarinda

BACA JUGA: PNS Aktif Diburu Jaksa

BACA JUGA: Kasus Dugaan Penyimpangan KONI Kutim Tunggu Waktu

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 

 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya