Selain Infrastruktur, BUMN Asal Tiongkok Juga Tawarkan Jadi Investor Proyek Pengendalian Sungai Karang Mumus


person access_time 8 months ago remove_red_eyeDikunjungi 202 Kali
Selain Infrastruktur, BUMN Asal Tiongkok Juga Tawarkan Jadi Investor Proyek Pengendalian Sungai Karang Mumus

Pengerjaan pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM)

 Tidak hanya tertarik di bidang infrastruktur, China Railway Liuyuan Group (CRLG) Co. Ltd, perusahaan BUMN dari Tiongkok juga menyampaikan ketertarikan berinvestasi di pengendalian Sungai Karang Mumus (SKM).

Ditulis Oleh: Er Riyadi
13 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Tidak hanya tertarik di bidang infrastruktur, China Railway Liuyuan Group (CRLG) Co. Ltd, perusahaan BUMN dari Tiongkok juga menyampaikan ketertarikan berinvestasi di pengendalian Sungai Karang Mumus (SKM).

Hal ini disampaikan perwakilan CRLG Co Ltd, saat bertemu Abu Helmi, Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekprov Kaltim, Senin (13/1/2020).

"Selain tiga proyek infrastruktur, kereta api, bendungan, dan jalan tol, mereka juga mengaku tertarik berinvestasi di proyek pengendalian Sungai Karang Mumus (SKM)," kata Abu Helmi.

Meski normalisasi SKM, sungai Air Putih, dan sungai Karang Asam, telah mendapat anggaran Rp 10,5 triliun dari APBN dan mulai dikerjakan 2020 ini, Abu Helmi menyatakan tetap membuka ruang bila CRLG Co Ltd, tertarik berinvestasi normalisasi SKM.

Belum diketahui apakah nanti CRLG Co Ltd, akan melakukan normalisasi di SKM, atau naturalisasi sungai.

"Terserah dari mereka nanti, apakah mau normalisasi atau naturalisasi SKM. Prinsipnya kami mendukung mereka menjadi investor dalam proyek tersebut. Mereka tadi menyatakan siap menjadi investor proyek pengendalian SKM," jelasnya.

Tidak hanya bertindak sebagai investor, perusahan pelat merah Tiongkok ini juga menawarkan diri menjadi kontraktor dalam proyek SKM. meski begitu, Pemprov Kaltim tetap mengarahkan CRLG Co Ltd, menjadi investor.

"Mereka tadi juga menawarkan menjadi investor sekaligus kontraktor dalam proyek SKM. Kami menyambut baik rencana tersebut, tapi kami mengarahkan mereka menjadi investor," pungkasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya